Prajurit Korem 071/Wijayakusuma Kian Akrab dengan Cabor Woodball

Editor: Makmun Hidayat

431

BANYUMAS — Para prajurit Korem 071/Wijayakusuma dalam beberapa minggu terakhir sedang giat berlatih cabang olahraga (cabor) woodball atau bola kayu. Cabor ini terbilang masih baru dan belum banyak dikenal masyarakat.  Prajurit Korem 071/Wijayakusuma atas inisiasi Danrem Kolonel Kav Dani Wardhana, akan membentuk klub woodball supaya cabor ini lebih dikenal luas.

Seperti hari Jumat (1/2/2019), terlihat ada dua grup yang sedang bermain woodball di halaman Korem. Permainan ini mirip seperti golf, hanya bedanya menggunakan stik dari kayu atau dalam cabor woodball, alat pemukul bola disebut malet. Dan gawang yang harus ditembus bola disebut gate, juga terbuat dari kayu.

Peltu Yudianto – Foto: Hermiana E. Effendi

Bintara Tinggi Administrasi Jasmani (Batijas) Korem 071/Wijayakusuma, Pembantu Letnan Satu (Peltu), Yudianto mengatakan, dipilihnya permainan woodball karena atlet woodball di Banyumas belum banyak. Pihaknya sudah koordinasi dengan pengcab woodball Banyumas, dan Korem siap untuk memfasilitasi tempat untuk latihan, karena pengcab belum memiliki lapangan untuk berlatih.

ʺDanrem juga sangat menggemari olahraga woodball ini, sehingga siap memfasilitasi lokasi latihan untuk para atlet woodball Banyumas. Kalau kita hampir setiap hari latihan saat ada waktu luang. Tetapi untuk latihan rutinnya seminggu tiga kali, yaitu setiap hari Selasa, Kamis dan Jumat,ʺ kata Peltu Yudianto, di sela-sela latihan woodball, Jumat (1/2/2019).

Saat ini, lanjut Yudianto, pihaknya juga sedang dalam proses pembentukan klub woodball yang diberi nama Klub Wijayakusuma. Rencanya klub ini akan diresmikan bukan Maret mendatang, dengan mengundang pengcab woodball, KONI Banyumas dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan turnamen woodball Danrem Wijayakusuma Cup.

ʺTurnamen Danrem Cup untuk memotivasi para atlet woodball supaya memacu prestasi, serta mengenalkan cabor woodball kepada masyarakat luas,ʺ terangnya.

Lebih lanjut Peltu Yudianto menjelaskan, permainan woodball terdiri ada beberapa fairway atau lapangan untuk pertandingan dan minimal 12 fairway. Dalam fairway terdapat start area dan start gate. Setiap pemain  memukul dari start gate sampai memasukan bola ke dalam gate. Setiap pukulan bola dihitung dan diakumulasikan dengan pukulan di fairway lainnya.

Dalam permainan woodball, tampak para prajurit Korem 071/Wijayakusuma saling memberi semangat untuk bisa memasukan bola ke dalam gate. Permainan berlangsung sangat meriah, diwarnai sorak-sorai dan tepuk tangan.

Baca Juga
Lihat juga...