Pramuka Saka Bakti Husada PSN ke Rumah Warga Baturaden

Editor: Satmoko Budi Santoso

394

BANYUMAS – Gerakan untuk mewaspadai demam berdarah terus digalakkan. Bersih-bersih lingkungan melalui gerakan Jumat bersih terus dilakukan warga untuk mengantisipasi DBD. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Pramuka Saka Bakti Husada juga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) ke rumah-rumah warga.

Kegiatan PSN dipusatkan di lingkungan warga RT 01 RW 02, Desa Pandak, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas.

Mereka dibagi dalam kelompok kecil, terdiri dari 2-3 orang dan masing-masing kelompok mengunjungi serta memeriksa sekitar 20–30 rumah warga. Pemeriksaan dilakukan mulai dari halaman rumah, kamar mandi, tempat penampungan air dan lain-lain.

Pimpinan Saka Bakti Husada Kwarran Baturaden, Sofia Rahmani, mengatakan, sebenarnya jumlah warga yang terkena DBD di Desa Pandak sudah menurun dan dalam pekan-pekan terakhir tidak ada warga yang terjangkit DBD. Namun, kewaspadaan tetap dilakukan, sebab musim hujan masih berlangsung.

Sofia Rahmani (barisan depan nomor 3 dari kiri) sedang mengikuti briefing bersama teman-temannya, sebelum melakukan PSN. Foto: Hermiana E. Effendi

ʺMencegah lebih baik daripada mengobati, karena itu gerakan PSN harus tetap dilakukan selama musim hujan ini,ʺ tutur Sofia, Jumat (22/2/2019).

Terkait kegiatan PSN ini, Sofia menjelaskan, hal tersebut merupakan tindak lanjut dari program kerja Saka Bakti Husada Kwarran Baturaden tahun 2019 sekaligus kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya jentik jentik nyamuk. Mengingat desa ini pernah terjadi wabah demam berdarah.

Sebagaimana diketahui, data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, ada 26 warga Banyumas yang terkena DBD dan 20 diantaranya merupakan warga Desa Pandak, Kecamatan Baturaden.

Sebelum mengawali kegiatan PSN, anggota Pramuka Saka Bakti Husada melakukan briefing terlebih dahulu. Mereka mendapat pengarahan dari instruktur tentang lokasi-lokasi yang harus diperiksa, serta materi tentang pemberantasan penyakit DBD, sumber-sumber penyakit, cara penularan serta pencegahannya.

Mereka juga harus melindungi diri sendiri terlebih dahulu dengan mengoleskan lotion antinyamuk, sehingga saat menjalankan tugas sudah aman.

“Selain wujud pengabdian dan karya bakti kepada masyarakat, kegiatan PSN termasuk salah satu syarat pencapaian TKK Pemberantasan Penyakit Deman Berdarah,” kata Sofia.

Usai berkeliing ke rumah-rumah warga, anggota pramuka diminta untuk membuat laporan secara rinci, terkait hasil pengamatan. Data tersebut akan menjadi acuan untuk PSN selanjutnya.

Lihat juga...