Produksi Besar-besaran, DPPPA-KB Papua Siapkan Perajin Noken

256
Ilustrasi lambang Papua - Foto : Istimewa

JAYAPURA – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPA-KB) Papua menyiapkan mama-mama perajin noken. Hal itu bagian dari upaya menyiapkan produk warisan budaya tersebut, sebagai cendera mata khas Bumi Cenderawasih.

Kepala Dinas PPPA-KB Papua, Anike Rawar, mengatakan, dalam tiga tahun belakangan, pihaknya sudah mengumpulkan mama-mama perajin di 29 kabupaten dan kota. Mereka akan memproduksi noken dalam jumlah besar. “Kami sudah memberikan bantuan peralatan, serta bahan untuk membuat noken, seperti benang dan jarum. Sehingga mama-mama ini dapat meningkatkan produksinya,” tandasnya, Jumat (22/2/2019).

Menurut Anike, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di 2020 yang berlangsung di Bumi Cenderawasih, noken-noken yang dihasilkan oleh mama-mama perajin dapat dijadikan suvenir atau cenderamata.

“Oleh karena itu, kini kami tinggal menunggu respon dan tindaklanjut dari masing-masing pemerintah kabupaten dan kota, untuk memberikan dukungan bagi mama-mama perajin ini memproduksi noken dalam jumlah besar,” tambahnya.

Pemprov berharap tindaklanjut dari pemerintah kabupaten dan kota, dapat disambut baik juga oleh para perajin yang kesemuanya adalah perempuan. Para perajin diminyta menyiapkan diri dengan kemampuannya masing-masing. “Hal ini merupakan peluang yang bagus untuk perempuan-perempuan Papua, meningkatkan kualitas dan perekonomian keluarganya, melalui keahliannya dalam membuat noken,” tandasnya.

Sekadar diketahui, noken adalah, tas tradisional masyarakat Papua, yang dibawa dengan menggunakan kepala. Noken terbuat dari serat kulit kayu, biasanya digunakan untuk membawa hasil-hasil pertanian seperti sayur, umbi-umbian serta membawa barang-barang dagangan ke pasar. (Ant)

Lihat juga...