hut

Puluhan Usaha Kuliner Ikuti Festival Balikpapan Go 122

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Puluhan usaha kuliner di Balikpapan, ambil bagian dalam Festival Balikpapan Go 122. Kegiatan yang berlangsung di Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC-Dome) itu, diklaim sebagai festival kuliner terakbar di tahun ini.

Antusiasme pelaku usaha terlihat dari penuhnya stan penjualan yang disiapkan di gedung berkapasitas 5.000 orang tersebut. Salah satu peserta, Junarko, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.  “Dagangan saya hampir habis meski stan baru dibuka jam 5 sore. Kalau boleh saya berharap, setiap hari kondisinya begini,” kata penjual minuman sehat olahan tersebut, Rabu (6/2/2019).

Tingginya antusiasme masyarakat juga terlihat pada pembukaan festival, yang dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.  “Ini merupakan kegiatan yang menggembirakan, karena masyarakat dapat menikmati aneka ragam kuliner. Dari yang khas sampai yang modern,” kata Rahmad Mas’ud saat membuka festival, Rabu (6/2/2019) malam.

Festival tersebut dikatakannya, sebagai salah satu upaya pemerintah daerah, untuk melestarikan potensi budaya yang dimiliki Balikpapan.  “Masyarakat bisa bernostalgia dengan jajanan tempo dulu, sekaligus mengenalkan generasi muda yang suka junk food, untuk memahami kekayaan warisan budaya, khususnya menu masakan khas Indonesia,” imbuhnya.

Festival Balikpapan Go 122, merupakan rangkaian perayaan HUT ke 122 Kota Balikpapan. Selain acara yang dibuka Rabu malam, Pemkot Balikpapan juga menggelar turnamen sepakbola gala siswa, Festival Seribu Bunga, pemecahan rekor MURI menyantap mie singkong, parade, tari massal, lari gembira, pawai budaya, pemilihan duta pariwisata, hingga kegiatan bertema reliji, seperti tabligh akbar dan doa bersama.

“Karena itu, dalam HUT Kota tahun ini, pemerintah juga mengekspose dan mengeksplorasi segala potensi yang ada melalui penyelenggaraaan berbagai kegiatan perlombaan,” tandasnya.

Diharapkan, dari tahun ke tahun penyelenggaraan festival kuliner dan kegiatan lain, dapat memberikan dampak positif dan menguntungkan, bagi perekonomian daerah. Termasuk bagi pencapaian harapan pelestarian budaya.

Lihat juga...