Putri BNI 46 Juara Tiga Proliga 2019

Editor: Koko Triarko

249
Tim putri BNI 46 menjadi juara 3 Proliga 2019 usai menaklukkan Bank BJB Pakuan, 3-1. -Foto: Sodik 

YOGYAKARTA – Tim putri Jakarta BNI 46 berhasil keluar sebagai juara ketiga Proliga 2019. Dalam laga perebutan tempat ketiga di GOR Amongrogo, Sabtu (23/2/2019), BNI 46 mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan 3-1 (18-25, 25-15, 25-18, 25-19).

Kemenangan ini menjadikan BNI 46 berhak atas hadiah sebesar Rp75 juta. Sedangkan Bank BJB mengantongi hadiah Rp50 juta. Di laga tersebut, BNI 46 tampil penuh percaya diri. Apalagi, mereka tak pernah kalah setiap kali bertemu Bandung Bank BJB Pakuan di pertandingan reguler maupun final four.

Hanya mereka lambat panas dan mengalami kekalahan di set pertama. BNI 46 baru bangkit di set kedua. Mereka pun menang mudah, 25-15. Performa tim terjaga di set ketiga. Hasilnya, tim asuhan Risco Herlambang kembali 25-18.

Di set keempat, BNI 46 masih mendominasi. Sebaliknya, Bank BJB tidak bisa keluar dari tekanan, dan mengikuti ritme lawan. Setelah tertinggal 13-17, Bank bjb sudah sulit mengejar lawannya. BNI 45 pun mengakhiri pertandingan dengan 25-19.

Pelatih BNI 46, Risco Herlambang, menuturkan pencapaian tim memang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Menurut dia, setelah memastikan lolos ke final four, tim sesungguhnya menargetkan ke final. Sayangnya, mereka gagal memenuhi target itu.

“Kami akhirnya harus puas dengan keluar sebagai juara tiga. Tetapi hasil ini memang lebih baik dibandingkan tahun 2018,” kata Risco.

Mengenai performa tim, Risco mengungkapkan, mereka menunjukkan konsistensinya di putaran pertama reguler. Namun di putaran kedua, tim mengalami penurunan. Begitu pula di final four, BNI 46 dinilai kurang maksimal.

“Ini menjadi evaluasi kami untuk menghadapi musim depan. Kami tampil bagus di putaran pertama, tetapi menurun di putaran kedua. Di final four, tim seharusnya lebih siap dan berani,” ujar Risco.

Sementara asisten manajer Bank BJB Pakuan, Adik Rega Pahla, mengakui lawan bermain lebih baik. Namun, dirinya tetap puas dengan pencapaian tim. Apalagi, tim lebih fokus pada pembinaan dengan diperkuat banyak pemain muda.

“Kami tentu menargetkan juara ketiga. Kegagalan ini menjadi bahan evaluasi kami. Di tahun ini, kami memang fokus pada pemain muda. Saya yakin, mereka sudah mulai terlihat di Proliga tahun depan,” ujar Adik.

Lihat juga...