Ratusan Hektare Sawah di Tapanuli Utara Terdampak Irigasi Jebol

314
Ilustrasi [CDN]

TARUTUNG – Ratusan hektare sawah di Desa Sitampurung, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, terdampak jebolnya tanggul irigasi utama pengairan.

Kepala Dinas Pertanian Tapanuli Utara, Sondang EY Pasaribu, mengatakan, tanggul jebol setelah, debit air di saluran irigasi sangat tinggi. Hal itu dipengaruhi hujan lebat beberapa hari terakhir. “Hasil tinjauan langsung ke lokasi, total 130 hekatare areal persawahan terdampak atas jebolnya dinding saluran irigasi,” katanya, Minggu (3/2/2019).

Lebih rinci diungkapkan, areal yang tersapu luapan air dan material pasir mencapai 30 hektare, yaitu, areal persawahan di Desa Sitampurung. Sementara luasan areal lainnya yakni sekira 80 hektare di wilayah Desa Lubis.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara, Bonggas Pasaribu, secara terpisah membenarkan peristiwa jebolnya tanggul irigasi tersebut. “Tanggul irigasinya pecah. Luasan areal persawahan terdampak luapan air. Secepatnya, langkah penanganan akan dilakukan,” tandasnya.

Lumbantoruan, salah seorang pemilik lahan menyebut, langkah penanganan atas jebolnya tanggul irigasi sangat dibutuhkan. Jika tidak segera ditangani, dampak yang diakibatkan dikhawatirkan akan meluas. Saat ini di kawasan tersebut, sedang memasuki tengah musim awal tanam padi. “Tidak hanya luasan lahan yang saat ini telah dibanjiri air dan dipenuhi material lumpur. Namun, ratusan hektare lahan di bagian hilir saluran irigasi akan terancam kekeringan atas jebolnya tanggul irigasi ini,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...