Rejang Lebong Butuh 15.000 Titik Lampu Jalan

252
Ilustrasi petugas melakukan perbaikan LPJU tenaga surya - Foto Dokumentasi CDN

REJANG LEBONG – Kebutuhan lampu penerangan jalan di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu saat ini mencapai 15.000 titik. Jumlah tersebut untuk memenuhi harapan pemasangan lampu di setiap 100 meter jalan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Rejang Lebong, Afnisardi, mengatakan, saat ini lampu penerangan jalan, baru ada di 15 kecamatan. Jumlahnya baru  2.700 titik. “Kebutuhan lampu jalan di Rejang Lebong saat ini masih jauh dari kata ideal, karena dengan dengan panjang jalan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, saat ini minimal terdapat 15.000 titik atau setiap 100 meter terdapat lampu jalan,” ujarnya, Minggu (3/2/2019).

Lampu penerangan jalan sebanyak 2.700 titik yang suda ada, mana sebagian besar berada di dalam kecamatan di wilayah perkotaan. Dan dari 2.700 titik lampu jalan yang sudah ada, kondisinya tidak semua menyala. Terdapat sekira 800-an titik, atau 30 persen tidak menyala. Hal itu dikarenakan kerusakan, atau hilang dicuri orang tidak dikenal.

“Kerusakan lampu jalan ini karena bohlamnya sudah putus, maupun karena ulah oknum yang tidak bertanggungjawab, seperti hilangnya aki untuk lampu jalan tenaga surya,” jelas Afnisardi.

Meski banyak lampu jalan yang telah rusak, pemerintah daerah belum bisa melakukan perbaikan secara keseluruhan. Hal itu dikarenakan keterbatasan anggaran perbaikan yang dimiliki. Setiap tahun hanya mampu untuk memperbaiki sekira 40 titik. Untuk memperbaiki lampu jalan bertenaga surya, pertitik membutuhkan biaya Rp10 juta. Terutama untuk mengganti aki yang rusak atau hilang.

Sementara, untuk penambahan, di tahun ini akan dipasang 400 titik lampu penerangan jalan baru. Diharapkan, nantinya warga bisa menjaga sarana tersebut, agar tidak hilang atau dirusak orang yang tidak bertanggung jawab. (Ant)

Lihat juga...