hut

Ribuan Kilogram Telur Ayam Ilegal di Biak, Dimusnahkan

BIAK – Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas 1 Kabupaten Biak Numfor, Papua melakukan pemusnahan sebanyak 293 ikat atau 3.516 Kg telur ayam ilegal yang dipasok dari Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.

Pelaksana tugas Kepala SKP kelas 1 Biak Numfor, Djibrael mengatakan, pemusnahan ini untuk mencegah masuknya penyakit yang bersumber dari hewan dan tumbuhan yang dipasok dengan kapal laut tidak dilengkapi dokumen karantina daerah asal.

Dia mengemukakan, komoditi hewan dan tumbuhan yang dimusnahkan merupakan media pembawa hama dan penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tanaman karantina (OPTK).

Persyaratan yang tidak dipenuhi, pemilik telur ayam, menurut Djibrael, yakni tidak disertai sertifikat kesehatan, sertifikat sanitasi atau phytosanitary dari negara asal, tidak melalaui tempat pemasukan/pengeluaran yang ditetapkan.

“Pemilik telur tidak melaporkan dan menyerahkan kepemilikan dokumen kepada petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina. Jadi, pemusnahan ini sudah sesuai ketentuan undang-undang karantina,” tegas Djibrael didampingi dokter hewan, Yanuar TR.

Ia mengatakan, jajaran petugas SKP kelas 1 Biak akan terus meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas barang kebutuhan pokok dan tumbuhan yang masuk melalui pelabuhan laut serta bandara.

Prosesi pemusnahan ribuan telur ayam ilegal dengan cara dimasukkan ke dalam lubang dan dibakar untuk mencegah penyalahgunaan telur ayam dari pihak tertentu. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!