hut

Satgas Pamtas: SD di Merauke Terkendala Kurangnya Tenaga Pendidik

MERAUKE — Selain mengamankan perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonmek 521/DY di bawah kepemimpinan Letkol Inf Andi, A. Wibowo juga turut memberikan pendidikan buat anak sekitar. Langkah tersebut diambil untuk menyikapi masih sedikitnya tenaga pendidik di wilayah perbatasan tersebut.

Salah satu sekolah yang menjadi tujuan yakni berlokasi di Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Dengan berbekal buku matematika dan buku pembelajaran lainnya, Satgas Yonmek 521/DY terlihat sangat bersemangat membagikan ilmunya kepada murid-murid SD YPPK Yanggandur.

“Beberapa personel, kita tugaskan menjadi tenaga pengajar demi kemajuan pola pikir masyarakat di wilayah perbatasan ini,” ujar salah satu satgas, Letda Inf Gatot Mustafa dalam rilis yang diterima Cendana News, Jumat (8/2/2019)

Gatot mengungkapkan, jika dirinya masih melihat minimnya keinginan masyarakat untuk memacu, sekaligus meningkatkan wawasan yang dimilikinya. “Dari situ, kami berinisiatif untuk menjadi tenaga pengajar di sekolahan ini,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD YPPK Yanggandur, Emerikus Renyaan (58) sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonmek 521/DY tersebut.

Ia menilai, jika kedatangan para personel Satgas di tempat ia mengajar tersebut, sangat meringankan bebannya.

“Hanya ada beberapa guru saja disini. Jadi, kendala kami adalah kekurangan tenaga pengajar,” akunya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Satgas yang secara sukarela mau menjadi tenaga pengajar di sekolahan kami,” tutur Emerikus di Merauke.

Lihat juga...