Sejumlah Satwa Dilindungi Dievakuasi BKSDA Kalteng

Ilustrasi Kukang, salah satu satwa yang dilindungi/ Foto: Dokumentasi CDN

PALANGKA RAYA — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah mengevakuasi satwa dilindungi seperti kukang, owa-owa, beruk dan dua monyet milik warga yang bermukim di Jalan RTA Milono Kilometer 5, Kota Palangka Raya.

Dalam proses evakuasi satwa tersebut, berlangsung cukup lama. Kecuali kukang yang hanya butuh waktu beberapa menit saja karena tubuh kukang tersebut masih kecil, kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 BKSDA Kalteng, Junaedy Slamet Wibowo di Palangka Raya, Rabu (13/2/2019).

Evakuasi yang dilakukan pihak BKSDA setempat disaksikan langsung oleh Iwan, kakak dari pemilik satwa-satwa tersebut, yang bernama Na’in. Bahkan tim juga sempat kesulitan dalam mengevakuasi Beruk.

Namun dengan berbagai cara, petugas berhasil mengevakuasi beruk yang dalam kondisi terikat tersebut.

“Alasan satwa lainnya dilakukan evakuasi lusa, karena tim dokter dari Kalaweit belum datang, sehingga baru kukang dan owa-owa yang hari ini dievakuasi,” katanya.

Di lokasi yang sama, Na’in maupun kakanya Iwan mengaku iklhas dan sama sekali tidak ada rasa penyesalan dengan apa yang dilakukan oleh BKSDA setempat yang mengevakuasi satwa-satwa yang beberapa tahun sudah ia pelihara.

“Sebenarnya sudah dari beberapa waktu lalu kami serahkan satwa tersebut, namun baru bisa dievakuasi hari ini,” kata Iwan.

Iwan menambahkan, untuk beruk sudah dirawat sekitar empat tahun atau sejak masih kecil, sedangkan yang baru dirawat adalah kukang.

“Satwa-satwa ini kami dapatkan dari warga yang datang ke rumah kami lalu menjualnya. Sekarang kami berpikir satwa ini alangkah baiknya mereka dilepasliarkan ke alam bebas sesuai dengan habitatnya,” demikian Iwan. [Ant]

Lihat juga...