Selama 2018, Laka Lantas di Langkat Renggut 123 Orang

217
Ilustrasi/Foto: Dokumentasi CDN.

LANGKAT — Jumlah kecelakaan berlalu lintas di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, tergolong cukup tinggi pada tahun 2018, tercatat 287 kasus, yakni 368 orang luka ringan, 38 orang luka berat, dan 123 orang meninggal dunia.

“Pelaku maupun korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) itu, didominasi kaum millenial antara usia 16-38 tahun,” kata Kapolres Langkat AKBP, Doddy Hermawan, dalam sambutannya pada kegiatan “Millenial Road Safety Festival” di Stabat, Sabtu (23/2/2019).

Millenial Road Safety Festival ini, menurut dia, bertujuan untuk sarana sosialisasi tertib berlalu lintas, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Sebab selama ini, kecelakaan lalu lintas banyak melibatkan kaum millenial, dan pemerintah melalui polri melakukan program untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas tersebut,” ujar Doddy.

Ia menyebutkan, nantinya akan muncul pelopor keselamatan berlalu lintas dari generasi millenial, dan menurunkan jumlah angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kelompok usia muda.

Selain itu, dapat terwujud generasi millenial yang cinta lalu lintas, dan menuju Indonesia, khususnya untuk wilayah Kabupaten Langkat.

“Semoga dengan kegiatan sosialiasi tersebut, kesadaran berlalu lintas warga Langkat dapat lebih meningkat, dan mematuhi semua peraturan berkendaraan,” kata Doddy. (Ant)

Lihat juga...