STIH Litigasi Wisuda 15 Sarjana

Editor: Koko Triarko

250
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Litigasi, Achmad Ubbe memberikan ucapan selamat kepada wisudawan/ wisudawati terbaik -Foto: M Hajoran

JAKARTA – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Litigasi, Dr. H. Achmad Ubbe, SH., MH., secara resmi mewisuda 53 wisudawan/wisudawati, yang terdiri dari 15 orang Program Sarjana (S1) dan 38 orang Program Diploma Tiga (D III). Tahun ini merupakan angkatan ketiga bagi Program Sarjana, sementara Program Diploma III Angkatan XXVIII.

“Pada hari yang berbahagia ini, mari kita panjatkan puji syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, atas nikmat yang diberikan sehingga kita dapat bersama-sama melaksanakan wisuda 15 orang Program Sarjana dan 38 orang Program Diploma Tiga (DIII), pada Program Studi Ilmu Hukum dan Program Studi Administrasi Peradilan tahun akademik 2018-2019,” kata Achmad Ubbe, di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Achmad Ubbe menyebutkan, Akademisi Litigasi Indonesia didirikan untuk memenuhi kebutuhan SDM Panitera Pengadilan di masa itu. Sejak lulusan perdana Akademi Litigasi pada 1991 sampai 2014, maka alumni Akademi Litigasi mendapatkan formasi di lingkungan Mahkamah Agung (MA).

“Saya pelacakan alumni Akademi Litigasi sejak pertama kali didirikan 1987 sampai dengan 2019, telah mencapai jumlah 1.819 dan 769 atau 40 persen di antaranya bekerja di lingkungan peradilan,” ujarnya.

Ditambahkan Achmad Ubbe, STIH Litigasi sejak 2014 telah berbenah diri, dengan mengupayakan perbaikan penyelenggaraan program pendidikan, di antaranya menjadikan ALTRI Pengayoman menjadi STIH Litigasi berdasarkan keputusan Kementerian Dikti, dan dilanjutkan dengan peningkatan akreditasi.

“Upaya peningkatan kualitas pendidikan dan tenaga kependidikan, kami telah melakukan kegiatan berupa mengikutkan dosen-dosen dan tenaga kependidikan dalam seminar-seminar, pelatihan-pelatihan dan berbagai iven yang sifatnya meningkatkan kualitas sumber daya di lingkungan kampus,” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM, Yasona H. Laoly, yang diwakili Sekjen Kementerian Hukum dan HAM, Bambang Rantam Sariwanto, mengingatkan kepada para wisudawan yang hari ini telah resmi sebagai Sarjana Hukum bagi Lulusan Prodi Ilmu Hukum dan Ahli Madya bagi lulusan Prodi Administrasi Peradilan.

“Bahwa pencapaian saudara pada hari ini merupakan langkah awal menuju lautan implementasi atas pengetahuan yang saudara peroleh selama ini. Tentunya, juga langkah awal menuju dunia kerja, cita-cita besar yang telah saudara ditancapkan di ujung pengharapan. Sukses atau tidaknya tergantung pada kemampuan saudara dalam bertindak dan bersikap dengan mengedepankan nilai-nilai objektivitas,” sebutnya.

Selain dihadiri Sekjen Kemeterian Hukum dan HAM, juga dihadiri Wakil Ketua MA Kamar Agama, Amran Suwadi, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah III, Sudadi serta Ketus Yayasan Pengayoman Warga Kementerian Hukum dan HAM, Drs. H. R. Mardjaman, Bc.IP.

Lulusan terbaik Program Ilmu Hukum atas nama Gunawati Fatimah Fitri Guntur, dengan IPK 3,66, dan lulusan terbaik Program Diploma III  Program Administrasi Peradilan, atas nama Foni Eka Saputra dengan IPK 3,68.

Baca Juga
Lihat juga...