Susuri Sungai Martapura, Tarik Uang tak Layak Edar

BANJARMASIN  – Tim Bank Indonesia Kalimantan Selatan menyusuri Sungai Martapura dari Banjarmasin menuju obyek wisata Pasar Terapung Lok Baintan di Kabupaten Banjar untuk menarik uang tidak layak edar dari para pedagang.

Rombongan Bank Indonesia yang dipimpin oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dedy Budi Waluyo, berangkat dari dermaga kapal kelotok di Banjarmasin pada Sabtu dini hari, untuk menyusuri sungai menuju Lok Baintan.

Didampingi Kepala Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Herawanto dan rombongan, Dedy melakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga kondisi uang kertas tetap baik dan layak edar.

“Kami ingin masyarakat bisa menghargai keberadaan uang kertas, dengan tetap menjaga secara baik dan tidak lusuh,” katanya.

Salah satu caranya adalah dengan meminta masyarakat tidak menggumpal uang, tidak menceklek dengan steples dan lainnya, yang membuat uang kertas menjadi cacat.

Masyarakat juga harus bisa menyimpan uang dalam tempat yang semestinya, misalnya di dompet dengan baik dan tetap lurus.

Begitu juga saat transaksi, masyarakat harus bisa memperlakukan uang dengan baik.

Lihat juga...