Tahun Ini IKM Teritip Balikpapan Tambah 4 Unit Rumah Produksi

Editor: Koko Triarko

201

BALIKPAPAN – Tahun ini, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana untuk membangun rumah produksi dan fasilitas lainnya di Kawasan Industri Kecil Menengah (IKM) Teritip, Kota Balikpapan, melalui dana alokasi khusus (DAK) IKM Teritip sebesar Rp14 miliar.

Sentra industri Teritip ini dibangun sejak 2018, dengan 20 rumah produksi dan fasilitas lainnya, untuk memfasilitasi UMKM di kawasan Balikpapan Timur, dengan spesifikasi produksi hasil perikanan, kelautan dan pertanian.

Kepala Dinas UMKM Koperasi dan Perindustrian Balikpapan, Doortje Marpaung -Foto: Ferry Cahyanti

“Sebanyak 20 rumah produksi yang sudah dibangun pada 2018, saat ini sudah ditempati oleh UKM, dan mereka yang menempati tidak tinggal di sana, karena didesain bukan tempat tinggal, namun hanya sebagai rumah produksi,” tutur Kepala Dinas UMKM Koperasi dan Perindustrian Balikpapan, Doortje Marpaung, Selasa (13/2/2019).

Namun, sambungnya, fasilitas yang ada sekarang belum sempurna, karena masih harus dilengkapi lagi. Seperti Instalasi Pengolahan Air dan Limbah (IPAL) yang masih dalam masa uji coba untuk dioperasikan. Sementara, untuk listrik sudah sudah masuk di Sentra IKM Teritip sejak akhir 2018.

“Untuk air masih dilakukan penampungan supaya masuk ke rumah produksi,” ucapnya.

Ia mengatakan, upaya penambahan empat rumah produksi lagi, akan dilakukan lelang pada 2019 ini. Kucuran dana dari pemerintah pusat melalui kementerian perindustrian, juga untuk membangun kebutuhan gudang, bahan baku, penyimpanan, dan pemasangan pagar depan sentra.

“Pemasangan pagar ini diperlukan, karena untuk ekstra menjaga keamanan, mengingat belum ada gerbang,” jelasnya.

Sementara ini, sudah dilakukan pemasangan pagar keliling di kawasan sentra, namun belum memiliki gerbang depan.

Doortje berharap, pemerintah pusat dapat menambahkan lagi untuk kebutuhan IKM, namun bila tidak memungkinkan, pihaknya akan mencari sumber dana lainnya.

“Mungkin nanti kami akan mencari sumber dana lainnya, jika memang APBD belum bisa,” tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...