Tangani DBD, RSUD Biak Siagakan Tiga Dokter Anak

275

BIAK  – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menyiagakan tiga dokter spesialis anak untuk menangani pengobatan pasien demam berdarah dengue (DBD) yang jumlah pasiennya terus meningkat.

Pelaksana tugas Direktur RSUD Biak, dr. Ricardo Mayor di Biak, Rabu, mengakui, penanganan pasien DBD yang berobat rawat inap dan pemeriksaan di RSUD akan dilayani khusus dokter speasilis anak.

“RSUD selama Januari menangani 20 pasien DBD dan hingga Februari 2019 ada penambahan lima pasien sehingga total mencapai 25 orang,” tambahnya.

Ia mengakui, meski pasien DBD mengalami peningkatan tetapi secara umum pelayanan pengobatan pasien pengidap DBD akan terlayani sesuai dengan prosedur penanganan medis di rumah sakit.

Menyinggung fasilitas rawat inap pasien DBD di RSUD Biak, menurut Ricardo Mayor, hingga saat ini masih tertangani dengan baik oleh dokter anak.

“Setiap hari dokter spesialis anak yang bertugas menangani pengobatan rawat jalan dan rawat inap pasien DBD pulang kerja hingga malam hari, ya ini bagian dari konsekuensi panggilan tugas melayani masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebut, penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi ancaman bagi warga di Biak Numfor sehingga perlu menerapkan pola perilaku hidup sehat dan bersih dalam lingkungan rumah setiap keluarga.

Berdasarkan data awal 2019 Januari-Februari warga Biak terjangkit demam bedarah dengue sebanyak 25 kasus, sementara dua pasien gigitan nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit DBD telah merenggut dua korban anak meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...