hut

Titiek Soeharto: Yayasan Dharmais Beri Perhatian Kaum Difabel

Editor: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Sejak didirikan tahun 1987 silam, Balai Pendidikan dan Latihan Yayasan Dharmais, Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo, hingga saat ini tak pernah berhenti menggelar berbagai macam pelatihan gratis bagi warga masyarakat yang membutuhkan.

Balai Diklat Yayasan Dharmais yang didirikan Presiden Kedua RI HM Soeharto ini, masih terus konsisten untuk membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial maupun kemanusiaan di masyarakat secara nyata.

Seperti dilakukan pada Selasa (26/2/2019). Balai Diklat Yayasan Dharmais menggelar berbagai pelatihan kerja gratis bagi puluhan warga masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari penyandang disabilitas, anak-anak jalanan dan putus sekolah, hingga sejumlah kalangan lainnya.

Titiek Soeharto secara simbolis mengalungkan tanda pengenal peserta pelatihan pada kaum difabel – Foto: Jatmika H Kusmargana

Secara resmi, pembukaan pelatihan kerja bagi warga masyarakat dengan konsep pesantren kilat itu dilakukan langsung oleh putri keempat Pak Harto, sekaligus Dewan Pembina Yayasan Dharmais, Siti Hediati Hariyadi atau akrab pula disapa Titiek Soeharto yang kini maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Partai Berkarya.

Ketua Yayasan Dharmais, Indra Karta Sasmita, menyebut, Yayasan Dharmais memiliki sejumlah Balai Diklat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Seperti di Magetan Jawa Timur, Bogor Jawa Barat, dan Kulon Progo Yogyakarta.

“Kita tak pernah berhenti menggelar pelatihan-pelatihan bagi masyarakat. Melalui Balai Diklat yang ada kita rutin melatih kaum difabel, anak putus sekolah, remaja bermasalah, maupun kaum duafa. Semua kita lakukan bekerjasama dengan pemerintah,” ujarnya di sela acara.

Rutin menggelar latihan kerja selama 4 kali dalam setahun, Balai Diklat Yayasan Dharmais biasa menggandeng sedikitnya 50-60 orang peserta dalam satu kali angkatan. Sejumlah pelatihan kerja yang digelar antara lain, kursus jahit menjahit, sablon, montir, sopir, hingga budidaya ikan lele.

Dalam sambutannya, Titiek Soeharto mengatakan, Yayasan Dharmais memang didirikan Pak Harto untuk ikut berkontribusi dalam membantu masyarakat. Selain rutin menggelar pelatihan melalui Balai Diklat yang ada, Yayasan Dharmais juga rutin menyalurkan bantuan pada masyarakat yang membutuhkan seperti penghuni panti asuhan yatim piatu, panti jompo dan sebagainya.

“Alhamdulillah berkat Pak Harto, yayasan ini masih bisa terus eksis untuk membantu masyarakat,” katanya. Sementara itu, Slamet Parjono, mewakili peserta pelatihan dari para penyandang disabilitas mengaku, sangat terbantu dengan adanya pelatihan semacam ini.

Ketua Paguyuban Difabel Bantul ini menyebut, pelatihan kerja semacam ini merupakan salah satu solusi untuk membantu kaum difabel agar bisa hidup mandiri.

“Jadi di sini teman-teman difabel ikut sejumlah pelatihan seperti menjahit, sablon, hingga perikanan. Manfaatnya tentu jelas sangat bermanfaat. Karena teman-teman difabel secara akademis kan tertinggal jauh. Sehingga untuk menghadapi tantangan ekonomi seperti sekarang ini mereka harus bisa mandiri,” katanya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com