Usulan Pembangunan di Bekasi Selatan Mencapai Rp505 Miliar

Editor: Mahadeva

242

BEKASI — Pagu usulan dalam kegiatan di lima Kelurahan di Kecamatan Bekasi Selatan Kota di 2020 mencapai Rp505,3 miliar. Dana tersebut meliputi kegiatan bidang infrastruktur, pembangunan manusia dan masyarakat, bidang ekonomi dan sumber daya manusia dan dari usulan hibah.

Data tersebut sesuai hasil rekapitulasi hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan yang ada di Kecamatan Bekasi Selatan, untuk rencana kerja 2020. Bidang kegiatan inftrastruktur masih mendominasi usulan, dengan nilai mencapai Rp447,3 miliar.

Agus Wasa Djuhana, Kepala Seksi Ekobang, Kecamatan Bekasi Selatan – Foto M Amin

“Usulan tersebut adalah dari tingkat RW di lima kelurahan di Kecamatan Bekasi Selatan, dan akan dibawa ke Musrenbang Kota Bekasi,” kata Agus Wasa Djuhana, Kepala Seksi Ekobang, Kecamatan Bekasi Selatan kepada Cendana News, Selasa (12/2/2019).

Musrenbang menjadi agenda pembahasan, yang akan menjadi prioritas pembangunan di tingkat kelurahan. Tetapi, tentu juga harus menjadi prioritas program sesuai janji kampanye Wali Kota Bekasi, dalam hal ini janji 100 hari kerja. Selain dari dana usulan kegiatan, juga ada dana khusus melalui P3BK. Usulan kegiatan pembangunan di kelurahan, bisa masuk melalui empat jalur, satu jalur musrenbang, dua jalur administrasi dewan, ketiga P3BK, keempat rencana anggaran pusat, yaitu Rp1 miliar untuk setiap kelurahan. “Kika tidak terakomodasi, maka akan dilakukan melalui tiga jalur lain,” tandasnya.

Usulan dari kelurahan, masih tetap didominasi infrastruktur. Usulan tersebut, masih belum tentu terealisasi, tergantung dari pada tiga bidang prioritas utama, berdasarkan prioritas kerja Wali Kota Bekasi, kemudian usulan RW, dan ketiga pembangunan yang belum terakomodir di tahun sebelumnya.

Menurutnya, kecamatan hanya bertugas sebagai pelaksana wilayah, dalam proses pendataan usulan. Sendangkan, pelaksana kegiatan adalah, Dinas Bimarta dan PURPR. “Ini baru sebatas usulan, dikasih atau tidak kagak tahu. Camat hanya mengelola usulan, yang mengerjakan Binamarta, dan PUPR,” tandasnya.

Tercatat, usulan untuk bidang pembangunan manusia dan masyarakat di lima kelurahan di Kecamatan Bekasi Selatan, mencapai Rp55,1 miliar. Bidang ekonomi dan sumber daya manusia mencapai Rp433 juta. Sedangkan usulan dana hibah mencapai Rp2,380 miliar.

Pantauan di lapangan, Musrenbang tingkat Kecamatan Bekasi Selatan, tidak dihadiri satupun anggota DPRD Kota Bekasi. Begitupun Camat setempat, terpantau juga tidak hadir. Mereka diketahui masih melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah di wilayah Jawa Tengah. Musrenbang hanya dibuka oleh Sekertaris Camat (Sekcam) yang tidak berkenan di wawancara usai kegiatan Musrenbang.

Baca Juga
Lihat juga...