Wagub Minta Petani Jabar Terapkan Agrobisnis

244

BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, meminta para petani di Jabar menghasilkan produk pertanian yang tidak hanya untuk dikonsumsi semata, namun perlu mengubah pola pikirnya agar produk pertanian yang dihasilkan bisa dijadikan ladang bisnis atau agrobisnis.

“Pemerintah terus mendorong para petani untuk agrobisnis, jangan beranggapan petani hanya untuk makan. Petani harus mandiri, petani harus pintar,” ujar Wagub Uu saat membuka Rembug Paripurna kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Jawa Barat di Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat.

Untuk itu, kata dia, petani Jawa Barat harus memiliki kreativitas dan bisa memanfaatkan produk pertanian yang ada agar mempunyai nilai jual di pasaran sehingga pendapatan petani akan berlipat ganda serta pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri.

Jangan sampai, lanjut Uu, petani berpikir bahwa bersawah asal cukup untuk satu musim, sehingga tidak berpikir untuk bisnis, tidak berpikir untuk dijual, tidak berpikir untuk mendapatkan uang, akhirnya mereka tidak memiliki kreativitas untuk menambah hasil.

“Oleh karena itu, saya berharap ubah pola pikir petani bagian siapa? Itu bagian atau tugas dari KTNA,” lanjutnya.

Rembug Paripurna KTNA Jawa Barat kali ini mengambil Tema: “Meningkatkan Kepemimpinan dan Kemandirian Petani”. Rembug digelar selama dua hari, mulai 1-2 Februari 2018.

Agenda rembug adalah memilih ketua dan kepengurusan KTNA Provinsi Jawa Barat Periode 2019-2024. Uu berharap, pemimpin KTNA Jawa Barat yang baru memiliki wawasan luas.

“Selain itu, tidak mengutamakan ego pribadi dan bisa memperjuangan kesejahteraan kaum petani di Jawa Barat. Harapan kami pemimpin (KTNA Jabar) yang sekarang adalah pemimpin yang mampu membawa KTNA ke arah yang baik, terutama keinginan dan harapan anggota bisa tersalurkan,” ujar Uu.

Apalah artinya pemimpin kalau tidak respon terhadap anggota. Ego pribadi saya harap dikebelakangkan tapi ego anggota yang diperjuangkan, katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...