Bali Targetkan Kegiatan Seni Budaya Bertaraf Internasional

178

DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, menyiapkan acara seni budaya tahunan dengan mengundang seniman dari seluruh dunia.

Sebagai destinasi wisata dunia, event seni budaya di Bali yang melibatkan wisatawan dan orang asing menjadi sebuah kepentingan strategis. Hal itu mempertimbangkan, Bali tidak mempunyai sumberdaya alam lain seperti tambang.

“Yang kami punya adalah budaya, dan harus diberdayakan dengan sinergi pariwisata untuk memberi manfaat ekonomi dan pendapatan bagi Bali,” kata Gubernur Bali, saat, Ground Breaking Ceremony Kawasan Hotel Indonesia Bali, Jumat (15/3/2019).

Manfaat ekonomi tersebut akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Bali. Gubernur kelahiran Singaraja, Buleleng tersebut, mengaku berangan-angan membangun fasilitas kesenian seperti gedung Kesenian Jakarta.

Namun, dengan kapasitas yang jauh lebih besar, sehingga bisa menjadi sarana pelestarian seni budaya. Sekaligus sebagai venue gelaran seni internasional. “Yang terpenting acara tersebut bisa mendatangkan tamu dari luar dan membuat hotel penuh, travel penuh, UMKM laris, dan kabupaten serta kota di Bali juga bisa menikmati,” sebutnya.

Koster menyebut, potensi pelaksanaan resepsi perkawinan atau event wedding, baik domestik maupun wisatawan asing sudah jamak menjadikan Bali sebagai lokasi. “Saya juga akan buatkan event khusus untuk gelaran wedding tersebut di Bali, sehingga bisa juga mendatangkan wisatawan dari luar negeri, “ sebutnya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menyebut, Dirinya berpegang teguh pada visi Bung Karno yang merintis pengembangan kawasan Bali Beach pada 1963 silam. “Sehingga kami berusaha membangun kawasan tersebut meskipun banyak kendala dalam perjalanannya. Ini baru pembangunan pertama dan nanti akan dilanjutkan dengan renovasi dan pembangunan besar-besaran,” jelas Rini.

Rini mengamini keinginan Gubernur Koster, yang ingin menjadikan kawasan tersebut menjadi kawasan yang dilengkapi convention centre dan concert hall. “Ini akan kita perbaiki juga sesuai dengan masukan Pak Gubernur, kalau bisa kawasan ini betul-betul menjadi sentra pengembangan seni dan budaya Bali di masa depan,” tutupnya.

Baca Juga
Lihat juga...