hut

Bank Daerah dan Swasta Didorong Danai Proyek Jalan Tol

JAKARTA – Bank daerah dan swasta didorong turut mendanai pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya jalan tol. Hal tersebut menjadi harapan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam hal ini Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).

“Pemain-pemain baru dalam pendanaan atau pemberi pinjaman untuk proyek jalan tol saat ini adalah bank swasta dan asing,” ujar Kepala BPJT, Danang Parikesit, Rabu (20/3/2019).

Dalam presentasinya di Forum Group Discudsion (FGD) yang digelar Kamar Dagang dan Industri, Danang mencontohkan keberadaan bank BCA, yang mengucurkan pinjaman sebesar Rp16,86 triliun. Kemudian Bank Mega yang menggelontorkan pinjaman sebesar Rp7,01 triliun untuk proyek jalan tol. “Harapan kita dengan mendorong BCA, kita akan membuka peluang bank-bank swasta lain untuk masuk,” ujarnya.

Sedangkan bank asing yang terlibat pemberian pinjaman untuk proyek jalan tol, diantaranya ialah bank ICBC sebesar Rp1,31 triliun dan bank Keb Hana sebesar Rp550 miliar. “Kami sangat ingin mendorong bank-bank daerah untuk berinvestasi dalam proyek jalan tol,” tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa bank-bank daerah seperti Bank Maluku Malut membiayai pembangunan tol di Jawa, atau ada pula Bank Sumatera Utara yang mendanai tol Trans Jawa dan Bank Papua yang membiayai tol di Jakarta. “Ini fenomena-fenomena, bahwa kita memiliki potensi besar secara nasional. Namun saya juga ingin mendorong agar bank-bank daerah membiayai proyek tol di daerahnya masing-masing,” tutur Danang.

Keinginan BPJT mendorong bank daerah dan swasta terlibat mendanai atau memberi pinjaman proyek jalan tol, karena bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sudah cukup kesulitan mendanai proyek jalan bebas hambatan. “Ada pemberi pinjaman besar atau big lender yakni Himbara yang suplai pinjamannya sudah kedip-kedip dari kuning ke merah, mengingat penyerapan untuk pembiayaan infrastruktur untuk jalan tol sudah demikian banyak,” kata Danang.

Kalau hanya mengandalkan dana dari Himbara, maka BPJT disebutnya, akan sangat sulit ke depannya untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan bagi proyek infrastruktur. Himbara seperti Bank Mandiri, telah menggelontorkan pinjaman sebesar Rp30,24 triliun untuk proyek jalan tol. Sedangkan BNI dan BRI, masing-masing menyalurkan pinjaman sebesar Rp16,45 triliun serta Rp9,69 triliun. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com