Caleg Berkarya Harus Berjuang Lebih Serius dan Fokus

Editor: Mahadeva

PURWOKERTO – Di Pemilu 2019, persaingan Calon Anggota Legislatif (Caleg) terlihat ketat dan keras. Dengan demikian, caleg dari Partai Berkarya, yang merupakan partai baru, harus berjuang lebih serius dan fokus.

Para caleg perempuan, tidak boleh kalah oleh caleg laki-laki, dalam upaya mendulang suara. Koordinator Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng-DIY, DPP Partai Berkarya, Retnosari Widowati Harjojudanto yang biasa disapa Eno Sigit meyakini, caleg Partai Berkarya sudah memiliki berbagai macam bekal untuk bertempur dan bersaing di kancah politik.

ʺKita ini partai baru, sehingga para caleg harus berjuang keras, persaingan sangat ketat. Karena itu, dengan berbagai program pertanian, peternakan serta UMKM yang diprakarsai partai, diharapkan bisa mendorong para caleg untuk lebih giat terjun ke masyarakat,ʺ tutur Eno saat mendampingi Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra dalam acara Berkarya Expo di GOR Satria Purwokerto, Jumat (22/3/2019).

Eno menyebut, kehadiran Partai Berkarya di tengah masyarakat, dilandasi keingingan untuk membangun bangsa yang tengah labil kondisi perekonomiannya. Partai Berkarya ingin mewujudkan cita-cita Presiden RI ke-dua, HM Soeharto di bidang pertanian.

Eno Sigit berbelanja beberapa makanan dalam Berkarya Expo. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

ʺKita ingin melanjutkan program-program Eyang, terutama dalam hal pangan, karena pangan ini sangat penting dan kondisinya sekarang cukup memprihatinkan. Pangan harus diperbaiki, Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri dalam hal pangan, tidak seperti sekarang ini yang banyak masuk barang-barang impor,ʺ tutur Cucu Presiden Soeharto tersebut.

Kepada Cendananews, Eno bercerita, banyaknya tudingan miring dan hujatan yang ditujukan kepada keluarga besarnya, terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun, keluarga Cendana tidak mau membalas dengan hujatan serupa.

Hal itu dikarenakan, Soeharto selalu mengajarkan untuk menjunjung tinggi tata krama Jawa. Sehingga semua tudingan miring, justru dibalas Cendana dengan berbuat nyata, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Saat ini demplot-demplot pertanian yang menggunakan pupuk organik cair besutan Bambang Triatmojo sudah mulai bertebaran. Dan petani sudah mulai merasakan hasilnya. Saling suport dalam keluarga besar tersebut sangat terlihat.

Suport terhadap Tommy Soeharto, yang mendirikan Partai Berkarya, tersaji sebagai bukti, semua keluarga ikut terjun untuk membesarkan partai tersebut. Termasuk suport terhadap Bambang Triatmojo, yang tengah giat mengenalkan temuan anak bangsa, berupa pupuk organik cair.

ʺPupuk organik ini hasil temuan anak bangsa yang perlu diberikan suport, dan kita kolaborasikan dengan program-program dari Partai Berkarya. Sehingga semua kompak terjun bersama untuk memperbaiki kondisi bangsa ini,ʺ tandasnya.

Kehadiran Cucu Presiden Soeharti, Eno Sigit di GOR Satria Purwokerto, tidak luput dari incaran para ibu-ibu kader Partai Berkarya untuk berswafoto. Eno melayani semua permintaan berfoto dengan ramah dan sabar. Sesekali Dia tampak membetulkan posisi kamera HP yang dipergunakan untuk berswafoto. Sebelum meninggalkan lokasi, Eno sempat membeli satu kantong aneka macam makanan kecil yang dijual di Berkarya Expo.

Lihat juga...