Capai Target KTP-El, Disdukcapil Agam Lakukan 9 Inovasi

Ilustrasi -Dok: CDN

LUBUKBASUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Agam, Sumatra Barat, mencatat 31.446 dari 383.527 wajib kartu tanda penduduk (KTP) di daerah itu belum melakukan perekaman data. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam, Misran, mengatakan, saat ini baru 352.081 dari 383.527 wajib KTP atau 91,82 persen yang telah melakukan perekaman data.

“KTP-el itu telah diserahkan kepada pemilik 348.168 lembar, sementara 3.913 lembar belum diambil dan telah diserahkan ke 82 wali nagari atau desa adat di daerah itu, untuk mendistribusikannya,” katanya, Sabtu (30/3/2019).

Agar target perekaman data nasional 100 persen tercapai, Disdukcapil setempat meluncurkan sembilan inovasi untuk mendekatkan pelayanan adminitrasi kependudukan kepada masyarakat.

Inovasi Disdukcapil Agam itu, yakni one day service atau seluruh layanan dokumen kependudukan satu hari selesai, jemput bola (Jebol) dengan memberikan pelayanan keliling ke nagari, kecamatan, sekolah, dan isbat terpadu.

Program short message service (SMS) gateway berupa layanan persyaratan administrasi Dukcapil, informasi Dukcapil ada di genggaman Anda, pelayanan Lebaran untuk para perantau, dan lainnya yang dibuka dua hari setelah Lebaran. Selain itu, UDA atau urus satu dapat dua bisa ditunggu gratis.

“Bupati selalu menekankan kami harus memiliki inovasi dalam bekerja. Inovasi-inovasi ini sesuai dengan arahan Bupati,” katanya.

Selain itu, Sistem Pelayanan Tiap Hari (Simpati Peduli) untuk merekam data wajib KTP, Cek KTP online (Cakep Online) di situs www.cakep.agamkab.go.id. Layanan itu sudah bisa diakses untuk melihat, apakah KTP elektronik sudah selesai dicetak setelah perekaman.

Sistem Perekaman Melenial (Siskamil Go To School). Inovasi ini mengunjungi sekolah untuk merekam data siswa yang telah berusia 17 tahun pada 17 April 2019, dan Video Tron atau papan informasi bagi masyarakat yang dipasang di depan Kantor Disdukcapil Agam.

Khusus inovasi Simpati Peduli, Cakep Online, dan Siskamil Go to School, dalam menyukseskan Pemilu 2019 karena KTP-el merupakan dokumen yang harus dibawa bagi mereka yang tidak memiliki surat undangan dari KPU.

“Mudah-mudahan target nasional ini akan tercapai dengan inovasi yang dilahirkan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi I (Bidang Pemerintahan dan Hukum) DPRD Agam Feri Adrianto, mengatakan, bahwa Disdukcapil Agam selalu berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki.

Dengan keterbatasan itu, Disdukcapil tidak hilang akal untuk memberikan yang terbaik baik kepada masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi ke Disdukcapil Agam yang tidak berhenti melakukan terobosan, dan berharap target perekaman KTP nasional akan tercapai,” katanya. (Ant)

Lihat juga...