hut

Cegah Rabies, Pemkab Agam Turunkan 40 Petugas Vaksinasi

Pemberian vaksin antirabies, ilustrasi -Dok: CDN

LUBUKBASSUNG – Pemkab Agam, Sumatera Barat menurunkan 40 petugas medis dan paramedis untuk mencegah penularan penyakit rabies. Petugas akan memnvaksinasi hewan di daerah itu.

Sekretaris Dinas Pertanian Agam, Zulfren, mengatakan, 40 petugas medis dan paramedis tersebut akan disebar di lima UPT Puskesmas. Dalam menjalankan tugas di lapangan, petugas sudah terlebih dahulu diberi vaksin anti rabies, dan serum anti rabies. Hal itu untuk mencegah mereka tertular virus tersebut, meskipun digigit atau dicakar hewan pembawa virus seperti kera, kucing dan anjing.

“Ini bentuk antisipasi kita kepada petugas karena mereka bersentuhan langsung dengan hewan penular virus rabies itu,” ujarnya bersama Kasie Kesehatan Hewan, Wellya Roza, Sabtu (2/3/2019).

Pemberian vaksin dilakukan pada hewan peliharaan sebagai bentuk pencegahaan penularan virus rabies. Vaksinasi tidak dipungut biaya, karena sudah ditanggung Pemprov Sumbar. Kabupaten Agam di 2019 ini manargetkan vaksinasi kepada 7.000 ekor hewan. Sementara di 2018, telah divaknisasi 6.710 ekor hewan.

Dalam kurun waktu Januari hingga Februari 2019, petugas telah memvaksinasi 46 ekor hewan yang terdiri dari anjing, kucing dan kera. Vaksinasi selama dua bulan terakhir dilakukan di Kecamatan Lubukbasung dan Tanjungraya. Sementara kasus gigitan hewan penular rabies di daerah itu terjadi sebanyak 14 kasus, dengan jumlah korban 22 orang. “Satu ekor hewan penular rabies mengigit satu hingga empat orang,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...