Hampir Tenggelam, Nelayan di Sikka Berhasil Diselamatkan

MAUMERE – Seorang nelayan asal Nangahure Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka terombang-ambing di tengah laut. Sampan yang dipergunakan untuk melaut dihantam ombak.

Kepala kantor SAR Maumere I Putu Sudayana,SE,MAP.Foto : Ebed de Rosary

“Pada sekitar pukul 15.00 WITA, nelayan bernama Martinus Diaz yang sedang mancing di dekat dermaga Lanal Maumere perahunya hampir tenggelam akibat dihantam ombak dan angin kencang,” sebut kepala kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, SE, MAP, Minggu (10/3/2019).

Setelah mendapatkan laporan, SAR Maumere segera mengirim personil dengan perahu karet ke lokasi kejadian. Korban saat ditemukan sedang berada di samping sampan, yang hampir tenggelam dan hampir tidak terlihat. “Saat ditemukan korban sudah lemas dan berada di samping sampannya. Setelah diselamatkan korban dibawa ke dermaga Lanal Maumere dan langsung mendapatkan perawatan kesehatan dari tim dokter dari Lanal Maumere,” jelasnya.

Bagi para nelayan dan masyarakat pesisir pantai jelas, kantor SAR Maumere sering mengeluarkan himbauan. Nelayan dihimbau agar saat melaut memperhatikan prakiraan cuaca yang disampaikan oleh BMKG. “Kami juga sudah membuka grup WhatsApp Kesiapsiagaan SAR Maumere. Di dalam grup kami bagikan himbauan dari BMKG dan kantor SAR Maumere. Juga digunakan untuk saling memberikan informasi terkait cuaca, kebencanaan, operasi SAR dan lainnya,” terangnya.

Namun para nelayan terkadang tidak menuruti imbauan dari BMKG. Sementara, akhir-akhir ini cuaca sedang ekstrem dimana tiba-tiba terjadi angin kencang, yang bisa menyebabkan gelombang tinggi. Situasi ini membuat kapal dan perahu nelayan rentan tenggelam.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula, saat dihubungi Cendana News mengimbau, nelayan di Labuan Bajo agar berhati-hati saat melaut. “Rata-rata nelayan di Labuan Bajo selalu mengetahui keadaan cuaca berdasarkan ramalan BMKG. Nelayan sering mematuhi himbauan yang dikeluarkan pemerintah agar mereka jangan melaut saat cuaca ekstrem sedang terjadi,” sebutnya.

Akibat cuaca ekstrem, berbagai wilayah di Manggarai Barat khususnya di sekitar Labuan Bajo dilanda banjir. Curah hujan meningkat, rumah warga terendam banjir sejak Kamis (7/3/2019). Cendana News menyaksikan, angin kencang yang melanda Kabupaten Sikka termasuk Kota Maumere dan sekitarnya sejak pukul 13.00 WITA hingga sekitar pukul 17.00 WITA. Beberapa pohon tumbang, dan menutupi sebagian jalan negara di beberapa titik.

Petugas DLH Sikka bersama BPBD mendatangi lokasi dan melakukan tindakan evakuasi, memotong pohon dan menyinggkirkannya dari jalan. Beberapa ruas jalan terutama di Kecamatan Kangae, hingga Kewapante terlihat dua pohon tumbang dan menutupi sebagian ruas jalan.

Lihat juga...