ICOMITEE 2019 Libatkan 222 Reviewer Luar Negeri

Editor: Koko Triarko

245
Prof. Syaiful Bukhori, Dekan Fasilkom Unej, -Foto: Kusbandono

JEMBER – Universitas Jember, tengah mempersiapkan hajatan besar, yakni International Conference on Computer Science, Information Technology, and Electrical Engineering (ICOMITEE) 2019.

Istimewanya, karya tulis ilmiah para peserta yang akan mengikuti konferensi internasional ini, bakal diperiksa, diulas dan diresensi oleh 222 reviewer dari luar negeri, yang merupakan para pakar ilmu komputer, teknologi informasi dan komputer, serta teknik elektro.

Selain menghadirkan reviewer dari luar negeri, Fasilkom Universitas Jember menyertakan 28 reviewer dari dalam negeri. Karya tulis ilmiah peserta yang dinyatakan diterima dalam ICOMITEE 2019, akan dipublikasikan di jurnal Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE).

Rangkaian pelaksanaan kegiatan ICOMITEE 2019 ditandai dengan peluncuran ICOMITEE 2019 di Aula Lantai 2 Kampus Fasilkom, Jumat (15/3/2019).

Dalam sambutannya, Prof. Syaiful Bukhori, Dekan Fasilkom, menyampaikan, keberhasilan menghimpun 222 reviewer dari luar negeri dicapai melalui kerja keras panitia, serta menunjukkan bahwa Fasilkom sudah mulai mendapatkan pengakuan secara nasional dan internasional.

“Alhamdulillah, ada 222 reviewer yang sudah bersedia memeriksa dan mengulas karya tulis ilmiah yang masuk, mereka di antaranya berasal dari Osaka University, Deakin University Australia, Beijing University Tiongkok, University of Taipei Taiwan, hingga King Khalid University di Arab Saudi. Sementara dari dalam negeri, tampil kolega kita dari ITS Surabaya, ITB Bandung, Universitas Brawijaya, UGM Yogyakarta, Universitas Indonesia Jakarta dan perguruan tinggi lainnya,” tutur Prof. Syaiful Bukhori, kepada wartawan, Jumat (15/3/2019).

Kerja keras panitia yang dipimpin oleh Antonius C. Prihandoko, juga berhasil menggandeng IEEE, yang memiliki jurnal terakreditasi internasional.

“Untuk mengajak pihak IEEE agar bersedia bekerja sama dengan Fasilkom, juga melalui tahapan-tahapan tertentu yang membutuhkan proses panjang. Diawali dengan dua belas dosen Fasilkom wajib menjadi anggota IEEE, setelah memenuhi persyaratan tertentu, diikuti pelaksanaan workshop di Fasilkom dengan pengawasan dari IEEE seksi Indonesia. Setelah tahapan tersebut dilalui, maka baru penandatanganan Letter of Agreement, dan baru melangkah ke persiapan konferensi,” ungkap Antonius.

Rencananya, tampil sebagai pembicara utama adalah Prof. A.S.M. Sajeev, dari Melbourne Institute of Technology Australia, dan Prof. R. Eko Indrajit, ketua ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure), institusi yang mengawasi internet di Indonesia.

Sementara itu, Zulfikar, Wakil Rektor I yang turut hadir dalam peluncuran berharap, pelaksanaan ICOMITEE 2019 mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas riset di Kampus Tegalboto.

Selain itu, keberhasilan Fasilkom menggandeng pihak-pihak yang kompeten dalam menggelar konferensi internasional, hendaknya diikuti oleh fakultas lainnya.

“Salut dan apresiasi atas kerja keras kawan-kawan panitia ICOMITEE 2019 dan jajaran Fasilkom, semoga kegiatan akademis bertaraf internasional seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin di semua fakultas, agar mampu meningkatkan gairah meneliti para akademisi Kampus Tegalboto,” kata Zulfikar.

ICOMITEE 2019 akan dilaksanakan pada 16 dan 17 Oktober 2019, sementara untuk proses penerimaan makalah sudah dimulai sejak 1 Maret – 1 Juni 2019.

Ada lima topik besar yang dapat dipilih sebagai bahan karya tulis ilmiah, yakni analisis data dan mahadata (big data), elektronika, sistem manajemen informasi, infrastruktur dan keamanan teknologi informasi serta telekomunikasi.

Lihat juga...