hut

Kades Kedumulyo Pati Didakwa Selewengkan Dana Desa

Sejumlah saksi kasus dugaan korupsi dana desa yang dilakukan Kades Kedumulyo, Kabupaten Pati, Aris Setyo Handono, diambil sumpahnya di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu. (Foto: Ant)

SEMARANG – Kepala Desa Kedumulyo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Arif Setyo Handono didakwa atas penyelewengan dana desa.

Aksi dari terdakwa tersebut diduga merugikan negara sekira Rp107 juta. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, sejumlah saksi termasuk dari Pemerintah Kabupaten Pati, dimintai ketetangan dalam perkara itu.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Pati, Susanto, dimintai keterangan berkaitan dengan dugaan penyimpangan yang terjadi di 2015 tersebut.  Susanto merupakan mantan Kepala Inspektorat Pemerintah Kabupaten Pati, yang melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana desa pada Mei 2017. “Ada tim yang dibentuk untuk melakukan pemeriksaan atas pertanggungjawaban penggunaan dana desa,” katanya dalam keterangan di sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ari Widodo, Rabu (20/3/2019).

Diakuinya, ada dugaan penyimpangan dalam pertanggungjawaban penggunaan dana desa tersebut. Saksi lain yang dimintai keterangan adalah, mantan Kepala Dusun Wilayah III, Desa Kedumulyo, Atmo, yang sudah menjabat sejak 1988 hingga 2015.

Selama menjabat sebagai Kepala Dusun, Atmo mengaku selalu menerima honor dan menandatangani tanda terima bukti pembayarannya. Namun, di 2015 Dia sudah tidak pernah menerima honor, hingga akhirnya pensiun pada bulan September. Atmo mengaku masih bekerja sejak Januari hingga September 2015 tanpa honor yang dibayarkan.

Atas pernyataan saksi Atmo tersebut, terdakwa Arif Setyo menyatakan, saksi seharusnya sudah pensiun sejak Desember 2014. Namun ia mengakui surat keputusan pemberhentian saksi karena sudah memasuki masa pensiun baru diberikan setahun kemudian. (Ant)

Lihat juga...