hut

Ketua MA Minta Pengadilan Tingkat Banding Tingkatkan Kinerja

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Hatta Ali minta kepada para Ketua Pengadilan Tingkat Banding Empat Lingkungan Peradilan serta Ketua Pengadilan Pajak lebih produktif memutus dan menyelesaikan perkara di semua tingkat peradilan.

Mulai dari Pengadilan Tingkat Pertama hingga ke MA haruslah meningkat, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap dunia peradilan.

“Karena selama ini, produktivitas memutus dan menyelesaikan perkara di Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Pajak sangat rendah dibandingkan dengan Pengadilan Tingkat Pertama dan Mahkamah Agung,” kata Ketua MA M Hatta Ali di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Pengadilan Tingkat Banding menurut Hatta Ali yang juga mantan Ketua Kamar Pengawasan belum menunjukkan kinerja dalam memutus dan penyelesaikan perkara. Jadi kata Hatta Ali, semua Direktur Jenderal (Dirjen) yang membawahi masing-masing Pengadilan harus mengawasi para Hakim Tinggi dan yang suka memutus perkara terlalu lama biar dimutasikan.

“Untuk itu perlu ada produktivitas para Hakim Tinggi dalam memutus dan menyelesaikan perkara. Maka, Dirjen yang membawahi masing-masing pengadilan harus mengawasi para Hakim Tinggi yang suka memutus perkara terlalu lama, biar mutasi,” tegasnya.

Selain itu Hatta Ali juga mengajak para Ketua Pengadilan Tingkat Banding untuk mencermati SEMA Nomor 2 Tahun 2014, terkait masa penyelesaian perkara. Hatta juga meminta mereka untuk membaca dan menyimak Perma 7, 8, dan 9, sebagai rambu pengawasan.

“Jangan lagi ingin buru-buru pulang ke daerahnya, padahal belum menyelesaikan perkara. Mestinya selesaikan dulu perkara-perkara di atas meja kerja saudara, barulah pikir pulang ke daerah, supaya pikiran jadi plong dan tidak ada beban,” ungkapnya.

Disamping itu lanjut Hatta Ali, masalah integritas juga menjadi komponen penting bagi institusi yang bergerak di bidang pelayanan publik, badan peradilan adalah salah satunya. Persoalan integritas aparatur di peradilan khususnya para hakim menjadi salah satu isu yang krusial  menjadi perhatian publik.

Hal ini dianggap wajar karena lembaga peradilan adalah pengendali nilai dan norma yang hidup dalam masyarakat.

“Dalam hal ini, integritas bukan hanya hal penting, namun menjadi kebutuhan, karena integritas adalah alat yang mengharmonisasi nilai dan norma yang dianggap ideal, serta dijadikan hukum melalui institusi lembaga peradilan dan dipedomani oleh masyarakat,” jelasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com