Koperasi di Balikpapan Diharapkan Laksanakan RAT

Editor: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Setiap awal tahun, Pemerintah Kota Balikpapan mengingatkan kepada sejumlah koperasi untuk melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). RAT koperasi sendiri dilakukan minimal satu kali dalam setahun.

Dinas UMKM, Koperasi dan Perindustrian Balikpapan mencatat, terdapat 435 koperasi yang beroperasi di kota Balikpapan, dan mayoritas pada koperasi simpan pinjam. Pada tahun ini Balikpapan menargetkan koperasi yang melaksanakan RAT dapat mencapai 30 persen.

“Setiap awal tahun kami selalu mengingatkan koperasi patuh aturan melaksanakan RAT. Diharapkan sampai akhir bulan Maret kalau bisa tercapai 30 persen dari 400 koperasi atau kurang lebih 130 koperasi bisa melaksanakan RAT. Mudah-mudahan kinerjanya bisa meningkat dari tahun lalu,” jelas Kepala Dinas UMKM, Koperasi dan Perindustrian Balikpapan, Doortje Marpaung.

Ia menilai, tujuan diselenggarakannya RAT bukan hanya pada persentase target pencapaian, namun bagaimana dapat memberdayakan anggota dalam usaha koperasi tersebut.

“Tujuan RAT itu kan juga ajang silahturahmi, mereka bisa menyampaikan evaluasi yang sudah dijalankan selama satu tahun, Ada aspirasi yang diubah atau tidak dari kesepakatan. Di situ kemudian dibahas bersama,” terangnya, Selasa (5/3/2019).

Pada tahun ini, pihaknya ditargetkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bahwa koperasi yang melaksanakan RAT sebanyak 30 persen dari jumlah koperasi terdata.

“Tahun lalu tercapai 20-25 persen tercapai yang melaksanakan RAT dari 435. Ini ditingkatkan lagi ditargetkan provinsi 30 persen. Mudah-mudahan paling lama kalau bisa Maret, nanti kita kasih waktu Juni,” beber Doortje Marpaung.

Karena itu, pihaknya menegaskan, tugas pemerintah kota adalah mengingatkan koperasi untuk melakukan RAT karena rapat anggota tahunan bertujuan untuk mengesahkan pertanggungjawaban dalam kinerja setahun.

“Itu tugas kami mengingatkan bahwa jangan hanya formalitas. Yang belum melaksanakan harus melaksanakannya. RAT ini ajang kesadaran untuk mempertanggungjawabkan kinerja koperasi,” tutupnya.

Lihat juga...