KPU Bantul Antisipasi Kotak Suara Rusak di Gudang Logistik

229

BANTUL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mengantisipasi potensi terjadinya kerusakan kotak suara karton untuk Pemilu 2019 yang saat ini tersimpan di beberapa gudang logistik setempat.

“Antisipasi itu (kerusakan) untuk kotak suara kita pastikan semua diplastik, jadi sejak kemarin kotak dirangkai itu kemudian langsung kita plastik,” kata Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho, di Bantul, Minggu.

Total kotak suara Pemilu 2019 yang sudah diterima oleh KPU Bantul sebanyak 15.200 kotak atau sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 3.040 di kali lima. Semua kotak suara tersimpan di empat gudang logistik Pemilu.

Menurut dia, kerusakan kotak suara berbahan karton itu bisa terjadi karena adanya pengembunan atau proses penguapan, kemudian kelembaban yang tinggi, sehingga kondisi tersebut perlu diantisipasi saat disimpan di gudang.

“Namun, nanti kita buka tutup plastik untuk kemudian kita masukkan surat suara, tetapi sepanjang itu belum dimasuki surat suara tetap kita plastik,” ucapnya.

Didik mengatakan, langkah kedua yaitu dengan melapisi bagian bawah atau lantai dengan palet kayu sebelum kotak suara diletakkan, agar tidak terjadi pengembunan mengingat penggunaan kotak suara masih sebulan lebih saat awal menyimpan.

“Karena pengembunan bisa dari bawah juga, jadi kita palet agar kelembaban juga terjaga, untuk surat suara juga sama perlakuannya, kita kasih lapisi terpal agar tidak lembab,” tuturnya.

Sementara itu, dia mengatakan, tahapan yang dilakukan KPU Bantul saat ini adalah sortir dan lipat surat suara pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan pihaknya sempat menemukan surat suara yang tidak simetris pemotongannya.

“Sejauh ini ada satu surat suara tidak simetris saja pemotongannya, sementara kita sisihkan dulu nanti kita tanyakan ke KPU DIY apakah yang seperti itu nanti layak disortir atau bisa dilipat karena pemotongan yang tidak simetris itu,” ujarnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...