Lakukan Kerjasama, Mekarsari Selalu Berikan Layanan Spesial

Editor: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – Taman Buah Mekarsari menunjukkan komitmen pelayanan utamanya kepada para pelanggan mereka. Yaitu pelaku usaha, instansi maupun personal yang melakukan transaksi pemesanan dan pembelian bibit serta tanaman dengan selalu melakukan beberapa tahap kegiatan sebelum proses penanaman.

Supervisor Pengembangan Usaha Agro, Syamsuri Wijaya, menyebutkan, tahap kegiatan ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa tanaman akan tumbuh dengan optimal dan sesuai dengan harapan pelanggan.

“Saat pelaku usaha maupun instansi mengajukan kerjasama pada Taman Buah Mekarsari, yang pertama kali kami lakukan adalah survei,” kata Syam, Jumat (1/3/2019).

Kunjungan ke lokasi-lokasi yang sudah melalui proses pendataan ini, berfungsi untuk mengetahui kondisi lahan secara terperinci. Termasuk kesiapan pihak-pihak yang terkait dengan program ini.

“Dari survei ini akan diketahui jenis tanaman yang sesuai dengan Agro Klimat, topografi, kondisi tanah, penentuan jumlah tanaman dan teknis lapangan lainnya,” papar Syam.

“Setelah melihat lokasinya, tim Taman Buah Mekarsari akan membuat Transit Nursery. Yaitu suatu tempat tinggal sementara sebelum penanaman bibit dilakukan di lahan aktif yang sudah disiapkan sebelumnya. Tentunya bibit yang akan kita sediakan merupakan bibit tanaman yang sesuai berdasarkan hasil survei,” ungkap Syam.

Langkah berikutnya adalah pembicaraan hal-hal teknis dan pelatihan budidaya tanaman pada pihak-pihak yang selanjutnya akan bertanggung jawab pada perawatan tanaman.

“Pelatihan dan pendampingan ini dilakukan Taman Buah Mekarsari untuk memastikan bahwa pihak terkait mengetahui bagaimana merawat tanaman. Proses pelatihan dan pendampingan ini mulai dilakukan sejak masa pratanam sampai proses penanaman selesai,” urai Syam.

Masa pratanam ini antara lain adalah penentuan titik tanam, pembuatan lubang tanaman, pemupukan organik, dan pengolahan lubang tanam, serta penyesuaian pH tanah dengan menambahkan kapur pertanian (dolomit).

Beberapa tanaman yang biasa diajukan untuk program penghijauan, menurut Syam, adalah mangga, jambu biji, kelapa, rambutan atau jenis tanaman buah langka yang dimiliki oleh Taman Buah Mekarsari.

“Pemilihan tanaman ini didasarkan pada fungsinya. Selain untuk penghijauan, bisa juga diambil buahnya dan bisa bermanfaat untuk kesehatan. Contohnya, jambu biji, buahnya dapat dimakan dan daunnya bisa buat obat,” kata Syam lebih lanjut.

Salah satu contoh kerjasama Taman Buah Mekarsari adalah dengan salah satu perusahaan di wilayah Karawang untuk program penghijauan dan CSR di wilayah pabrik dan lingkungan sekitarnya.

“Kerja sama lainnya yang sedang dijajaki juga adalah proses mempercantik tanaman existing yang dimiliki salah satu perusahaan di wilayah Kepulauan Seribu,” pungkas Syam.

Lihat juga...