Logistik Pemilu 2019 di Kaltim Masih Kurang

Ilustrasi pelipatan surat suara - DOK CDN

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur menyatakan masih kekurangan logistik pemungutan suara Pemilu 2019.

Ketua KPU Kalimantan Timur, Rudiansyah, mengatakan, ekurangan logistik pemilu tersebut meliputi kotak, bilik suara, tinta, segel dan sampul. Untuk memenuhi kekurangan logistik tersebut, pihaknya sudah berkoordinaai dengan KPU Pusat, untuk meminta kekurangannya.

Sedangkan untuk kekurangan surat suara belum diketahui, karena saat ini masih berlangsung proses sortir dan pelipatan di kabupaten dan kota. “Permintaan penambahan logistik ke KPU Pusat sudah dimintakan melalui surat tertanggal 19 Maret lalu,” kata Rudiansyah.

Sekretaris KPU Kaltim, Syarifuddin Rusli, menjelaskan berdasarkan rekapitulasi, kekurangan logistik yang disampaikan KPU kabupaten dan kota se-Kaltim, kekurangan logistik berupa kotak suara 649 buah, bilik suara 1.204 buah, tinta 187 botol, segel 85.260 keping, dan sampul 27.445 lembar.

Khusus untuk transportasi logistik tambahan tersebut, masih dalam tanggung jawab rekanan KPU Pusat. “Terkait tangggung jawab transportasi, masih sama dengan yang sebelum-sebelumnya, yakni diantarkan hingga ke gudang KPU kabupaten dan kota se-Kaltim,” jelasnya.

KPU kabupaten dan kota, yang masih kekurangan kotak suara meliputi, Berau empat buah, PPU (54 buah), Mahulu (30 buah), Paser (27 buah), Samarinda (257 buah), Kutim (131 buah), Balikpapan 146 buah. KPU kabupaten dan kota yang kekurangan bilik suara, Balikpapan 116 buah, Kutim (459 buah), Samarinda (160 buah), Paser (50 buah), Mahulu (20 buah), dan Kubar 219 buah.

Untuk tinta, KPU kabupaten dan kota yang masih kekurangan adalah, Mahulu 20 botol, Berau (3 botol), Kubar (6 botol), Paser (6 botol), Samarinda (116 botol), dan Kutim 40 botol. Sedangkan, KPU kabupaten dan kota yang kekurangan sampul adalah, Balikpapan 1.252 lembar, Kutim (689 lembar), Samarinda (23.025 lembar), Mahulu (387 lembar), Bontang (720 lembar), dan Kubar 1.372 lembar.

Sementara untuk segel, KPU kabupaten dan kota masih kekurangan adalah, Mahulu 3.709 keping, Kutim (17.859 keping), Samarinda (49.760 keping), dan Paser 13.932 keping. (Ant)

Lihat juga...