Menikmati Kopi Kencur yang Menyehatkan

Editor: Satmoko Budi Santoso

258

MALANG – Perpaduan antara kopi dan kencur ternyata mampu menghasilkan minuman yang nikmat dengan rasa khas. Tidak hanya nikmat, kopi kencur juga diklaim sangat baik bagi kesehatan dan mampu menyembuhkan beberapa penyakit.

Hal inilah yang kemudian coba dikembangkan ibu-ibu pengajian di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Endah Wahyu Masrukah, menjelaskan, usaha kopi kencur bermerek ‘Kalimosodo’ tersebut sudah dijalankan selama kurang lebih tiga tahun bersama dengan tim ibu-ibu pengajian.

Menurutnya, digunakannya kencur sebagai campuran kopi karena memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

“Kencur merupakan salah satu rempah-rempah yang bagus dan menyehatkan. Kencur juga biasanya digunakan untuk menetralkan asam lambung,” ujarnya saat mempromosikan produknya dalam acara Tazokraf, di taman Singha Merjosari, Sabtu (16/3/2019).

Selain itu, kopi kencur juga baik untuk menambah stamina khususnya bagi mereka pekerja keras. Kopi kencur aman dikonsumsi oleh penderita mag serta penderita stroke ringan.

Lebih lanjut disampaikan Endah, dalam komposisi produknya tersebut, persentase kopi lebih sedikit dibandingkan kencur.

“Persentase kopi hanya 25 persen, selebihnya adalah kencur dan rempah-rempah lainnya,” akunya.

Oleh karenanya, aroma kopi dalam minuman ini tidak terlalu tercium. Tapi terkait rasa, justru menghasilkan rasa yang unik hasil perpaduan kopi dan kencur.

Disampaikam Endah, produksi kopi kencur dilakukan setiap hari dimana setiap bulannya menghabiskan 25-30 kilogram kopi.

“Biasanya musim dingin kita produksinya lebih banyak, karena peminatnya juga lebih banyak,” sebutnya.
Terkait pemasaran, selain dipasarkan secara online melalui facebook dan Instagram, kopi kencur juga kerap ikut dalam pameran-pameran untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat secara langsung.

“Alhamdulillah kami sering ikut pameran-pameran yang diadakan oleh dinas terkait. Dari pameran tersebut kini kopi kencur semakin dikenal masyarakat dan mulai masuk ke pusat oleh-oleh,” terangnya.

Harganya mulai dari Rp25 ribu untuk 50 gram dan Rp50 ribu untuk berat 100 gram. Berkat dipasarkan secara online, kopi kencur tidak hanya dikenal di Malang tapi juga di beberapa daerah di luar Malang.

“Kami pernah kirim kopi kencur ke Kalimantan, Sumbawa dan beberapa daerah di Indonesia,” katanya. Meskipun peminatnya memang rata-rata di usia 40 tahun, tapi tidak sedikit juga anak-anak muda yang mulai suka dengan kopi kencur.

Lihat juga...