NTB Bangun RS Khusus Dukung Iven MotoGP 2021

Editor: Koko Triarko

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi/ Foto: Turmuzi

MATARAM – Guna menunjang fasilitas pendukung sirkuit MotoGP, termasuk menyambut iven MotoGP 2021, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, membangun rumah sakit khusus trauma center.

“Untuk pembangunam infrastruktur sirkuit kan hampir rampung, fasilitas lain tidak kalah penting mendukung keberadaan sirkuit  MotoGP adalah fasilitas kesehatan, karena itu rumah sakit khusus dibangun,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi, di Mataram, Jumat (22/3/2019).

Rumah sakit khusus yang terletak di KEK Mandalika Lombok tersebut, akan dijadikan sebagai pusat penanganan trauma center, bagi para pembalap sebelum maupun sesudah bertanding.

Pemerintah Provinsi NTB telah menyiapkan langkah-langkah kongkrit, dengan membentuk Tim Khusus MotoGP, yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB.

“Dengan keberadaan rumah sakit khusus tersebut, diharapkan akan bisa menambah keyakinan para pembalap nasional maupun internasional, untuk ikut serta pada ajang MotoGP 2021 mendatang,” katanya.

Untuk penganggaran pembangunan rumah sakit khusus tersebut, dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan RI tahun 2020.

Karena itu, sebelum  16 April 2019 mendatang, seluruh kajian,  visibility study, sudah harus masuk ke Kememkes. Untuk perencanaan DED, lanjutnya, diserahkan ke Pemerintah Provinsi NTB.

Sehingga pada 2020, bangunan rumah sakit itu sudah jadi. Kemudian pada 2021, seluruh fasilitas kesehatannya sudah tersedia dan langsung beroperasi.

“Kalau dana, kita tidak dibatasi berapa yang kita butuhkan, dan saat ini sedang menghitung,” jelasnya.

Sekda NTB, Rosiady Sayuti, sebelumnya mengatakan untuk lahan yang dibutuhkan pembangunan rumah sakit sekitar 3-5 hektare. Sebab, kalau rumah sakit ini berkembang, maka lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan.

Meski diprioritaskan mendukung keberadaan sirkuit MotoGP, rumah sakit dibangun nantinya juga tidak hanya untuk perhelatan MotoGP. Namun, juga akan dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan perkembangan Kawasan Mandalika.

Dengan demikian, kemanfaatan rumah sakit itu tidak hanya saat MotoGP, namun juga berkelanjutan bagi masyarakat di masa yang akan datang.

“Kalau Mandalika sudah jalan dan berkembang, rumah sakit jenis apa, tinggal kita kembangkan,” jelasnya.

Lihat juga...