Panitia Pemilihan Kuala Lumpur, Lantik 2.491 KPPSLN

Ilustrasi - Pemilu 2019 [Foto: Ist/Dok CDN]

KUALA LUMPUR – Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, melantik 2.491 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Kuala Lumpur, Minggu (3/3/2019).

Pelantikan dihadiri seluruh anggota PPLN Kuala Lumpur, seluruh anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur, Atase Politik KBRI Kuala Lumpur Agus Badrul Jamal, Atase Pendidikan Mokhammad Farid Makruf, Atase Imigrasi Mulkan Lekat, dan Atase Hukum, Sumarsono.

Ketua PPLN Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat, mengatakan, Pemilu Indonesia di Malaysia merupakan bagian dari pemilu nasional. Kegiatannya, telah menjadi rutinitas lima tahun sekali. “Ini harus kita banggakan. Indonesia mayoritas muslim, sehingga sering dipersepsikan sebagai negara muslim. Hal yang paling hebat dari demokrasi di Indonesia menurut para pengamat di barat adalah Islam dan demokrasi bisa berjalan beriringan,” ujar Agung, Minggu (3/3/2019).

Untuk Pemilu 2019, ada sesuatu yang khusus, yakni pemilu presiden dan wapres serta anggota DPR akan dijalankan bersama. Sehingga, para pemilih akan memiliki dua surat suara sekaligus. Dubes RI di Kuala Lumpur, Rusdi Kirana, dalam sambutan pelantikan yang dibacakan Wakil Dubes, Krishna KU Hannan, mengatakan, pihaknya menyampaikan selamat kepada PPLN Kuala Lumpur, yang sudah berhasil merekrut KPPSLN untuk Pemilu 2019.

“Tahun 2019 ini Indonesia kembali menyelenggarakan pesta demokrasi. Penyelenggaraaan pesta demokrasi ini merupakan cerminan Indonesia relatif dewasa yang tentu tidak terlepas dari perbedaan pendapat dan perbedaan dukungan masing-masing calon,” katanya.

Rusdi Kirana mengimbau, masing-masing pihak dapat menciptakan suasana pemilu yang damai dan tenteram. Serta bijak menyikapi isu-isu yang berkembang, dan tidak mudah terprovokasi oleh hasutan serta kabar yang tidak benar. “Jagalah terus rasa kebersamaan dan toleransi yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri,” tandasnya.

Petugas KPPSLN yang dilantik, akan menjadi petugas KPPSLN di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN), pos dan Kotak Suara Keliling (KSK) yang dikirim ke perkebunan sawit, pabrik-pabrik dan kongsi-kongsi atau tempat tinggal TKI. (Ant)

Lihat juga...