Pembangunan Jakarta International Stadium Dimulai

Editor: Mahadeva

279

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kick off, sebagai simbolisasi penanda pembangunan Jakarta International Stadium.

“Kamis (14/3/2019) adalah hari bersejarah yang membahagiakan dan membanggakan bagi kita semua. Hari ini, Jakarta memulai babak baru. Di tempat ini akan didirikan Jakarta International Stadium, menjadi stadion sepak bola kelas dunia yang pertama kali di Indonesia. Insyaallah, dalam waktu sekitar dua tahun setengah, kita akan menyaksikan yang selama ini menjadi cita-cita dan mimpi menjadi kenyataan di tempat ini,” kata Anies di kawasan Sarana Rekreasi Olahraga (SRO), Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Anies menyebut, Jakarta harus memiliki adab internasional, dengan tata cara berkelas dunia. Perjalanan menuju pembangunan stadion tersebut diklaim sangat panjang dan berliku. Pembangunan stadion tersebut, merupakan sejarah bagi masyarakat Jakarta. “83 tahun lalu, kita dapat stadion sepakbola untuk rakyat Jakarta. Hari ini 83 tahun kemudian babak baru. Di sini akan didirikan Jakarta International Stadium, untuk menjadi stadion sepakbola kelas dunia pertama di Indonesia,” kata Anies.

Anies berharap stadion tersebut, bisa setara dengan stadion kandang klub sepak bola top Eropa. “Stadion setara dengan tempat mainnya klub sepak bola dunia, bisa disebut Manchester United, Real Madrid, dan lainnya,” tandas Anies.

Maket Stadion BMW untuk pecinta olahraga sepak bola khususnya Persija di kawasan saranan rekreasi olahraga (SRO), Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2019) – Foto repro Lina Fitria

Jakarta International Stadium berada di lokasi yang sangat strategis, di wilayah Utara Jakarta. Keberadaanya, dapat dicapai dengan menggunakan moda transportasi umum, seperti Commuterline, Transjakarta, LRT, MRT.

Lokasi stadion juga dilalui tol inner dan outter ring road, yang mampu menambah nilai strategis kawasan tersebut. Dengan terbangunnya stadion itu, Pemprov DKI Jakarta akan memiliki tiga fasilitas olahraga berstandar internasional, yaitu Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equistrian Park, dan Jakarta International Stadium.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Dwi Wahyu Daryoto, menyebut, stadion tersebut tidak hanya diperuntukkan untuk olahraga. Ke depan, bakal dilengkapi fasilitas hiburan dan atraksi seperti bungee jumping dan rock climbing. “Bangunan-bangunan ini akan dilengkapi dengan fasilitas rekreasi dan fasilitas atraksi, yang bisa digunakan setiap hari,” kata Dwi.

Dwi menyebut, stadion Persija diperkirakan bisa menampung sekira 82 ribu orang. Keberadaanya, akan dilengkapi stasiun LRT dan MRT. “Bangunan ini dirancang untuk mendapatkan sertifikat green building,” tandas Dwi. Langkah untuk sertifikasi green building, dengan membuat beberapa langkah, termasuk pengelolaan air dan limbah. Dan bangunan yang ramah lingkungan.

Peletakan batu pertama Stadion Taman BMW, dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, saat menjadi Gubernur DKI Jakarta pada Mei 2014. Peletakan baru pertama selanjutnya dilakukan oleh Djarot Saiful Hidayat, sewaktu menjadi Gubernur DKI Jakarta pada September 2017. Luas kawasan stadion BMW diperkirakan mencapai 500 ribu meter persegi. Sementara luas stadion utamanya, sekira 76 ribu meter persegi.

Lihat juga...