Pemkot Medan Benahi Kondisi Pasar Tradisional

Ilustrasi - Dok: CDN

MEDAN – Pemerintah Kota Medan melakukan pembenahan terhadap sejumlah pasar tradisional yang ada di daerah itu, demi memberikan kenyamanan kepada warganya dalam proses jual beli.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldi, mengatakan, penataan pasar tradisional memang telah menjadi bagian dari prioritasnya dalam pembangunan kota. Ia menganggap, bahwa pasar tradisional merupakan tempat yang harus kondusif dan nyaman untuk para warga Medan, dalam melakukan transaksi jual beli.

“Setiap hari, warga Medan berinteraksi di pasar tradisional, ada yang berjualan ada pembeli dan ini menjadi ruang publik yang harus Pemkot Medan tata rapi, agar warga dapat merasa nyaman selama berada didalam pasar tersebut, ujarnya, Jumat (8/3/2019).

Salah satu pasar yang dibenahi adalah Pasar Sei Sikambing, yang terletak di Jalan Kapten Muslim, demi memberikan kenyamanan bagi warga Kota Medan yang berbelanja di pasar tersebut.

Berbagai fasilitas telah melengkapi pasar ini, di antaranya toilet yang dilengkapi wastafel, mushola yang kondusif untuk beribadah, jalur difabel, papan petunjuk arah, sehingga memudahkan para pelanggan menemukan kios yang dituju.

Selain itu, pasar ini juga dilengkapi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dalam bentuk gudang sampah yang sangat efektif, agar sampah-sampah yang belum terangkut dapat disimpan dan tidak berserakan.

Di samping itu, di sejumlah titik juga terdapat tong sampah yang sudah terpilah-pilah, di antaranya sampah khusus logam, sampah plastik, sampah kaca, sampah kertas dan sampah makanan.

Kemudian, ruang laktasi juga sudah tersedia untuk memudahkan para ibu yang ingin menyusui anaknya ketika berada di pasar tersebut. Ruang laktasi ini sudah menjadi standar bagi ruang publik.

Ia mengatakan, pembenahan Pasar Sei Sikambing itu merupakan pilot project, dan nantinya setiap pasar yang ada di Kota Medan akan memiliki standar yang sama.

“Semoga dengan revitalisasi yang kita lakukan, pasar tradisional yang ada di kota Medan menjadi representatif dalam melaksanakan transaksi jual beli. Tentunya, ini akan berdampak dengan semakin tingginya geliat perekonomian di Kota Medan,” katanya. (Ant)

Lihat juga...