hut

Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Bantul Terendam Banjir

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Puluhan hektare lahan pertanian di kawasan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ikut terdampak banjir yang melanda DIY, Minggu (17/3/2019) lalu.

Akibatnya, tanaman bawang merah milik petani di daerah tersebut rusak, setelah terendam air selama hampir dua hari. Salah seorang petani, Riyanto, warga Dusun Bungkus, Kelurahan Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, menyebut, hujan deras yang turun tanpa henti sejak Sabtu hingga Minggu, membuat debit air di sepanjang air irigasi meluap.

Lahan pertanian di bulak Duwuran, tempatnya menanam bawang merah seluruhnya terendam air. Meski pada Senin pagi hujan mulai reda. Kondisi lahan pertanian seluas lebih dari 10 hektare di daerah tersebut masih tergenang air.

Beruntung, mayoritas petani di kawasan tersebut sedang tak menanam komoditas pertanian. Hal itu disebabkan karena mereka baru saja memanen padi, sehinggga lahan dibiarkan kosong sementara.  Meski begitu, tak sedikit petani yang mulai menanam tanaman bawang merah harus merugi. Tanaman bawang merah yang rata-rata baru berusia tiga hingga tujuh hari, terendam air seluruhnya.

“Saya menanam bawang merah di lahan seluas 825 meter persegi. Usianya baru lima hari. Akibat terendam banjir, sekitar 40 persen tanaman rusak. Sebab, bawang merah tergolong tanaman yang tidak tahan air. Jika terendam air beberapa hari saja, akar bisa langsung busuk,” jelasnya, Selasa (19/03/2019).

Lihat juga...