Puluhan Hektare Sawah di Baubau Terendam Banjir

288
Ilustrasi [CDN]

BAUBAU – Puluhan hektare sawah di dua kelurahan di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terendam banjir. Intensitas curah hujan di daerah tersebut dalam dua hari terakhir cukup tinggi.

Salah seorang perwakilan petani, Wa Anti, mengatakan, sawah yang terendam banjir akibat air sungai meluap itu tidak hanya sawah warga Kelurahan Waliabuku. Namun, ada pula sawah warga Kelurahan Ngkaring-karing Kecamatan Bungi, yang mengalami hal serupa. “Jadi kalau hujan seharian seperti ini sudah pasti terendam. Memang ada juga sebagian sawah yang tidak terendam,” ujar warga Kelurahan Waliabuku tersebut, Kamis (14/3/2019).

Tanaman padi yang terendam banjir itu, tidak hanya sawah yang berada di satu hamparan dengan sawah miliknya. Tetapi juga persawahan yang letaknya bersebelahan, atau yang dibatasi dengan jalan poros seluas kurang lebih 50 hektare, juga mengalami hal serupa.

Meski demikian, kondisi sawah yang tertutup tingginya banjir tidak akan membuat padi rusak. Umur padi yang baru ditanam sebulan tersebut tergolong masih muda, sehingga apabila terbaring dan air surut akan kembali tumbuh normal. “Kecuali padi sudah berbuah dan menguning atau berumur 90-100 hari maka padi akan tumbang dan rusak apabila banjir merendam seperti ini,” tandasnya.

Tinggi air yang merendam sawah miliknya mencapai tiga meter dari permukaan jalan. Hal itu dikarenakan, gorong-gorong yang ada ukurannya tidak terlalu besar, sehingga aliran air tidak begitu deras. “Kondisi ini sudah pasti begini setiap hujan datang. Jadi kita hanya bisa pasrah,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...