Ribuan Hewan di Bali Jalani Upacara Tumpek Kandang

Editor: Satmoko Budi Santoso

204

GIANYAR – Setidaknya ada 1.000-an dari 80 spesies hewan di Taman Bali Safari menjalani prosesi upacara tumpek kandang, Sabtu (16/3/2019) sore.

Operation Manager Bali Safari, Ketut Suardana, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan  keselamatan kepada satwa yang dimiliki. Kegiatan ini sudah sesuai prosedur tradisi budaya Bali dimana tumpek kandang  dilakukan setiap setahun dua kali.

“Kami memiliki Bali Safari setiap enam bulan sekali di sini melaksanakan perayaan tumpek kandang. Karena kami sebagai lembaga konservasi memiliki ada sekitar 80 spesies 1000-an individu satwa. Kami memohon kepada Tuhan yang maha Esa agar diberi kesehatan dan keselamatan satwa yang kami miliki,” ucap Ketut Suardana.

Operation Manager Bali Safari, Ketut Suardana.-Foto: Sultan Anshori.

Ketut Suardana menambahkan, dari sekian banyak hewan, hanya ada beberapa jenis hewan yang melalui prosesi upacara secara langsung. Terutama hewan jenis karnivora (pemakan tumbuhan).

Hewan-hewan tersebut seperti gajah, sapi kambing, orangutan, ular piton. Saat upacara berlangsung, hewan-hewan ini ditampilkan di hadapan Pedanda untuk didoakan. Setelah itu, hewan akan dipercik air suci yang sudah dimantrai.

“Penampilan hewan bisa diajak berinteraksi langsung dengan manusia. Sementara bagi hewan yang cenderung agresif atau bahkan buas, mereka hanya diwakili dengan cara mencampurkan air suci dengan air minum hewan-hewan tersebut,” imbuhnya.

Ia berharap, dengan upacara tumpek kandang ini juga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke taman safari Bali di tahun 2019.

Prosesi upacara tumpek kandang sontak mendapat perhatian khusus bagi para wisatawan yang sedang berlibur di wahana hewan dilindungi ini. Sebut saja Bona Jaya, salah seorang wisatawan asal Surabaya mengaku terhibur, sekaligus kagum dengan budaya Bali. Dalam memperlakukan makhluk hidup termasuk hewan juga dimintakan berkat kepada Tuhan.

“Saya merasa tertarik, Mas. Jujur ini baru pertama kali saya melihat ada hewan yang diupacarai untuk meminta keselamatan,” kata Bona Jaya.

Ia berharap, dengan kegiatan ini koleksi hewan di Taman Bali Safari semakin banyak berkembang biak.

Baca Juga
Lihat juga...