Sirkulasi Air Baik, Kunci Budidaya Udang

168

GORONTALO  – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo menyatakan Program Pengelolaan Tambak Irigasi Partisipatif (PITAP), yaitu  revitalisasi saluran irigasi dengan melibatkan partisipasi langsung dari para pembudidaya, berhasil meningkatkan penghasilan para petambak udang.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Sutrisno, dengan program PITAP produksi udang tahun 2018 langsung meningkat dan sirkulasi air sudah membaik.

“Kunci budidaya udang adalah air. Air yang baik untuk budidaya adalah air yang mengalir dan bersirkulasi dengan baik,” ungkap Sutrisno saat menghadiri diskusi bersama kelompok Berkat Vaname di Desa Bunuyo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato, Minggu.

Ia berjanji akan memberikan bantuan satu juta benur vaname nusantara 1, hasil produksi dari UPTD BPBLP kepada para pembubidaya udang.

Selain janji memberikan bantuan benur tahun ini, Sutrisno akan berupaya agar kelompok pembudidaya di Kecamatan Paguat mendapatkan bantuan ekskavator pada tahun 2020.

Salah seorang pembubidaya udang Vaname, Khairudin, menjelaskan setelah adanya program PITAP hasil dari 1 petak tambak yang luasnya 0,5 hektar dengan padat tebar 100 ribu benur, dapat menghasilkan sekitar 700 kilogram udang Vaname.

“Dalam waktu 3 bulan pemeliharaan, jika harga per kilonya Rp40 ribu, maka ada Rp28 Juta setiap kali panen,” ujar Khairudin.

Diskusi bersama di Paguat ini menjadi akhir dari kegiatan Kemah Bakti Pesisir (KBP) di Kabupaten Pohuwato. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...