hut

Siti Aminah Kini Bisa Bantu Suami Cari Penghasilan

Editor: Koko Triarko

MALANG – Sejumlah warga tidak mampu di kelurahan Kedungkandang, yang selama ini hidup di rumah tidak layak huni, kini bisa bernapas lega. Pasalnya, rumah yang mereka tinggali itu telah selesai direnovasi total, melalui program bedah rumah Desa Mandiri Lestari, yang digagas Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri).

Tidak hanya mendapatkan bantuan berupa bedah rumah, mereka juga masing-masing memperoleh bantuan modal usaha sekaligus dibangunkan sebuah warung untuk tempat usaha.

“Dulu dinding rumah kami terbuat dari triplek, tapi sekarang sudah ditembok bata. Begitu juga lantainya, dulu hanya berupa tanah, alhamdulillah sekarang sudah di plester semen,” ujar Siti Aminah, salah satu penerima manfaat bedah rumah Damandiri, saat ditemui di rumahnya di RT 05, RW 04, Kelurahan Kedungkandang, Senin (25/3/2019).

Selain itu, Siti juga mendapatkan bantuan modal usaha dan pendirian warung kelontong, persis di bagian depan rumahnya. Di warung tersebut, Siti menjual berbagai jenis makanan ringan, pangsit, bakso dan aneka minuman.

Sebelumya, Siti mengaku belum memiliki usaha apa pun dan hanya menjadi ibu rumah tangga biasa. Tapi, setelah mendapatkan bantuan modal dan warung dari Damandiri, ia memberanikan diri membuka usaha.

Rumah Siti Aminah yang telah selesai direnovasi total melalui program bedah rumah Yayasan Damandiri -Foto: Agus Nurchaliq

“Dulu saya memang belum punya usaha. Tapi setelah mendapat bantuan bedah rumah dan modal usaha dari Damandiri, saya pergunakan modal tersebut membeli barang dagangan untuk dijual di warung,” akunya.

Di rumahnya, Siti tinggal bersama suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan dan ketiga orang anaknya. Menurutnya, selama ini suaminyalah yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga mereka.

Namun sejak memperoleh bantuan modal usaha dari Damandiri, kini Siti bisa membantu perekonomian keluarga, melalui usaha warung kelontongnya tersebut.

“Alhamdulillah usaha kami laris, sehingga hasilnya bisa digunakan untuk menyambung hidup. Pembeli mulai anak-anak hingga orang dewasa,” sebutnya.

Dari usaha tersebut, dalam sehari Siti mengantongi uang Rp75-100 ribu, tergantung sepi ramainya pembeli.

“Saya sangat berterimakasih atas adanya bantuan bedah rumah dari Damandiri. Sangat bermanfaat bagi kehidupan kami, sehingga kami bisa menyambung hidup,” pungkasnya.

Sementara itu, Manajer Umum Koperasi Unit Desa (KUD) Subur, Desa Mandiri Lestari Kedungkandang, Arif Adi Rendra, menyebutkan, hingga saat ini terdapat 10 warga di kelurahan Kedungkandang yang telah menerima program bedah rumah dan modal usaha dari Damandiri.

“Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebanyak Rp25 juta, dengan rincian Rp20 juta untuk bedah rumah, Rp2,5 juta untuk pendirian warung dan Rp2,5 juta untuk modal usaha,” terangnya.

Lihat juga...