hut

SO 1 Maret Diusulkan Menjadi Hari Nasional Penegakan Kedaulatan

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – 1 Maret diusulkan sebagai, Hari Penegakan Kedaulatan, yang merupakan hari besar nasional. Usulan itu mengemuka, dalam Seminar Nasional Peringatan 70 tahun Serangan Umum 1 Maret (SO 1 Maret) bertajuk “Penegakan Kedaulatan NKRI”, yang digelar Yayasan Kajian Citra Bangsa (YKCB).

Sri Margana, salah seorang pembicara Seminar Nasional dalam rangka Peringatan 70 tahun SO 1 Maret bertajuk “Penegakan Kedaulatan NKRI” – Foto: Jatmika H Kusmargana

Sejarawan UGM, Sri Margana, yang telah melakukan kajian akademik peristiwa SO 1 Maret menyatakan, peristiwa Serangan Umum 1 Maret harus didorong menjadi momen nasional Penegakan Kedaulatan NKRI. SO 1 Maret memiliki makna penting bagi perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. Salah satunya, menjadi momentum persatuan dan kesatuan, antara pemimpin militer, sipil dan rakyat.

“Awalnya kita mengusulkan SO 1 Maret sebagai Hari Kedaulatan Nasional. Tapi saat proklamasi, sebenarnya pengakuan kedaulatan sudah kita dapatkan. Seperti misalnya dari Palestina, India, negara Timur Tengah dan negara lainnya. Sehingga SO 1 Maret lebih tepat sebagai Hari Penegakan Kedaulatan. Dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, juga sudah menyetujui hal itu,” tuturnya, usai mengisi seminar yang digelar di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Sabtu (2/3/2019).

Margana menyebut, SO 1 Maret merupakan peristiwa penting, yang menunjukkan capaian kontribusi luar biasa TNI, dalam upaya mempertahankan dan menegakkan kedaulatan Indonesia. “Sampai sekarang kan belum ada hari nasional yang berkaitan dengan TNI. Satu-satu hari besar adalah Hari lahir TNI tanggal 5 Oktober. Mestinya SO 1 Maret ini juga menjadi hari besar TNI. Karena SO 1 Maret adalah sebuah operasi militer, meski sebelumnya direncanakan secara politis,” katanya.

Menurutnya, peran penting TNI dalam perjuangan bangsa dan negara harus diapresiasi, dan ditempatkan secara layak. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memberikan sebuah hari besar yang berkaitan dengan TNI. “Kita perlu menghargai TNI. Menempatkan peran penting TNI dalam perjuangan bangsa dan negara. Karena TNI lahir dari rakyat. Sehingga peristiwa Serangan Umum 1 Maret sebagai sebuah operasi militer yang melibatkan TNI, sipil dan rakyat sangat pas menjadi hari besar nasional,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com