Stadion BMW Harus Bermanfaat untuk Warga Sekitar

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Stadion BMW yang berada di lingkungan Jakarta International Stadium, Jakarta Utara harus bermanfaat untuk warga yang tinggal disekitarnya.

“Hadirnya stadion di tempat ini, berkelas internasional, kawasan terbangun, maka lingkungan sekitarnya harus menjadi pihak yang paling awal mendapatkan manfaat dari tempat ini,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat lhauncing pembangunan Stadion Taman BMW, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2019).

Pembangunan stadion harus melibatkan masyarakat. Pembangunan bisa membuat kehidupan warga di lingkungan sekitar mendapat berkah dari aktivitas di stadion. “Lingkungannya tumbuh berkembang, masyarakatnya diuntungkan dengan kehadiran stadion ini,” tandas Anies.

Desain stadion dibuat benar-benar sebagai contoh sebuah gedung dengan prinsip ramah lingkungan. “Gedung ramah lingkungan yang kelasnya platinum. Kelas platinum itu kelas tertinggi dalam konsep green building,” tandas Anies.

Stadion bakal memberi perhatian khusus kaum difabel, dengan penyediaan kursi. “Kami juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok Difabel dengan menyediakan 200 tempat duduk, 24 lot parkir kendaraan, 25 lokasi toilet khusus difabel,” jelasnya.

Sedangkan lahan parkir untuk suporter maupun warga saat berkunjung, tersedia 800 lot parkir mobil dan 100 lot parkir bus. “Parkir yang tersedia diprioritaskan bagi VVIP, VIP, atlet, dan official,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Dwi Wahyu Daryoto, mengatakan, Jakarta International Stadium atau Stadion BMW nantinya akan memiliki banyak fasilitas. Mencakup fasilitas atraksi dan rekreasi, yang dapat digunakan warga setiap hari.

Salah satu di antara fasilitas itu yakni atraksi yang disediakan adalah trek jogging yang nantinya akan berada di atap stadion. Menurut Dwi, atap stadion bakal dilengkapi dengan sistem buka tutup, sehingga bisa digunakan untuk kepentingan lain. “Jadi konsepnya sekarang, atap itu bukan penutup tapi atap itu adalah alas untuk berolahraga,” jelasnya.

Nantinya juga bakal ada fasilitas bungee jumping setinggi 60 meter di stadion. Pengunjung dapat merasakan sensasi terjun dari atap stadion ke atas lapangan sepak bola. Fasilitas atraksi lainnya yang bakal diadakan adalah rock climbing.

Kawasan stadion juga akan dirancang supaya terintegrasi dengan Waduk Cincin atau Danau Utara, yang berada di sisi timur stadion. “Kita akan gabungkan juga dengan wisata air Danau Sunter (Utara), yang sekelilingnya kita jadikan jogging track dan fasilitas publik,” paparnya.

Pembangunan stadion ditargetkan selesai di 2021. Di 2019, Jakpro menerima kucuran dana Rp900 miliar untuk pembangunan. Selain stadion, Jakpro juga akan membangun kawasan komersial, untuk sumber pendanaan bagi pengelola. Sedangkan dana untuk perawatan stadion, direncanakan akan berbeda lagi sumber dananya. “Bangunan-bangunan ini akan dilengkapi dengan fasilitas rekreasi dan fasilitas atraksi yang bisa dipakai setiap hari,” kata Dwi.

Pembangunan Stadion BMW disambut baik Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indra Sjarief atau Bung Ferry. Dia berharap, Stadion BMW sepenuhnya diperuntukan untuk Persija Jakarta. Selain bakal menjadi rumah bagi klub Persija, stadion ini bisa digunakan untuk konser musik.

Lihat juga...