Tangerang Siapkan Rp69 Miliar untuk Pembebasan Lahan Sekolah dan Puskesmas

202
Ilustrasi - Dokumentasi CDN

TANGERANG – Pemkab Tangerang, Banten, menyediakan dana Rp69 miliar untuk pembebasan lahan sekolah dan Puskesmas.

Dana tersebut disiapkan dari APBD setempat. “Untuk sekolah Rp60 miliar dan selebihnya Puskesmas menunjang program pendidikan dan kesehatan,” kata Kepala Bidang Pertanahan, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Ubeidullah, Jumat (15/3/2019).

Saat ini banyak sekolah dasar (SD) dan SMP di Tangerang, yang memiliki lahan terbatas. Hal tersebut mendorong untuk dilakukan upaya perluasan lahan. Demikian pula sejumlah Puskesmas, yang tercatat tidak memiliki areal memadai untuk pelayanan. Banyak warga yang berobat ke Puskesmas membawa kendaraan, sehingga perlu ada areal parkir yang memadai.

Perluasan areal SD dan SMP, dilakukan di 16 kecamatan yakni, Pakuhaji, Kosambi, Teluknaga, Sukadiri, Sepatan Timur dan Kecamatan Rajeg. Kemudian di Kecamatan Panongan, Cikupa, Balaraja, Sukamulya, Kresek, Gunung Kaler, Jayanti, Cisoka, Pasar Kemis, Mauk. Kendati demikian, pemerintah daerah belum dapat memutuskan, nominal pasti yang akan digunakan untuk pembebasan lahan tersebut. Nilai yang dibutuhkan menjadi keputusan tim apraisal.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, berupaya memaksimalkan ruang kelas di SD dan SMP yang ada, untuk kegiatan belajar. Pembangunan ruang kelas yang baru masih terkendala keterbatasan lahan. Hal tersebut belajar dari pengalaman dan keberadaan sekolah di kota, anak didik sulit melakukan aktivitas karena tanah lapang juga dibangun ruang belajar. Di Tangerang baik untuk sekolah negeri maupun swasta, telah tersedia 10.074 ruang kelas dan guru sebanyak 14.161 orang. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...