hut

Tanggul Jebol, Rumah Warga Sumpiuh Tergenang Air

Editor: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu Malam hingga Minggu (17/3/2019) menyebabkan tanggul Sungai Angin di Desa Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas jebol. Akibatnya, rumah warga di sekitar tergenang air hingga ketinggian 50 sentimeter.

Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Ady Chandra, mengatakan, tanggul jebol pada hari Minggu menjelang siang. Saat itu hujan masih turun cukup deras. Tanggul yang jebol sepanjang 4 meter dan aliran air tidak terbendung lagi, langsung menggenangi rumah dan pekarangan warga sekitar.

ʺHujan deras sejak Sabtu malam dan hingga Minggu sore ini masih turun hujan. Tanggul di Sungai Angin yang terletak di Grumbul Karet, Desa Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh tidak mampu menahan limpahan air hujan, karena aliran air sangat deras, sampai akhirnya tanggul jebol,ʺ terangnya, Minggu (17/3/2019).

Ada tujuh rumah warga yang tergenang banjir, rumah tersebut berlokasi di RT 02 RW 04 dan RT 03 RW 04, Grumbul Karet. Banjir juga menggenangi jalan desa serta pekarangan rumah warga.

Tagana bersama koramil setempat langsung menuju lokasi banjir untuk melakukan penanganan darurat serta memberikan imbauan kepada warga. Namun, debit air sungai masih cukup besar dan ketinggian air belum turun, sehingga penanganan darurat belum bisa dilakukan.

ʺSampai sore ini debit air masih tinggi, sehingga penanganan darurat dengan menambal tanggul menggunakan karung berisi pasir belum bisa dilakukan. Kemungkinan penanganan darurat terhadap tanggung yang jebol baru bisa dilakukan besok, Senin pagi, menunggu air surut,ʺ terangnya.

Sementara warga yang rumahnya tergenang banjir, masih tetap bertahan di rumah masing-masing. Wilayah Kecamatan Sumpiuh memang merupakan daerah cekungan, sehingga saat intensitas hujan tinggi, wilayah tersebut pasti tergenang banjir.

Warga sekitar sudah terbiasa beraktivitas di tengah genangan air banjir, sepanjang rumah mereka masih bisa ditempati, maka warga akan tetap bertahan.

Tanggul Sungai Angin ini sebelumnya juga jebol saat terjadi banjir pada bulan Januari 2019. Saat itu banjir terjadi pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sumpiuh, Tambak dan Kemranjen.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!