Tertekan Penguatan Greenback, Emas Jatuh di Bawah 1.300 Dolar

203
Ilustrasi - Harga emas turun [Ant]

CHICAGO — Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), kembali berada di bawah level 1.300 dolar AS, terutama tertekan oleh greenback yang menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, jatuh 14,20 dolar AS atau 1,08 persen, menjadi menetap di 1.295,10 dolar AS per ounce, sehari setelah logam mulia ini melambung di atas 1.300 dolar AS.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, naik 0,31 persen menjadi 96,77 tepat sebelum penyelesaian (penutupan) emas.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak ke arah yang berlawanan, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Aksi ambil untung dari kenaikan baru-baru ini juga menyebabkan harga emas jatuh, kata para analis.

Sementara itu, investor tampaknya telah mengabaikan gejolak seputar proses Brexit, terutama setelah anggota parlemen Inggris pada Rabu (13/3) memilih untuk menolak setiap Brexit yang tanpa ada kesepakatan.

Anggota parlemen Inggris sekarang berupaya untuk menunda Brexit hingga 30 Juni, tetapi setiap perpanjangan proses harus mendapatkan persetujuan dari Uni Eropa.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 28,5 sen AS atau 1,84 persen, menjadi ditutup pada 15,171 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 14,6 dolar AS atau 1,73 persen, menjadi berakhir di 827,10 dolar AS per ounce. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...