Titiek Soeharto Minta Warga Korban Banjir di Imogiri Segera Bangkit

Editor: Mahadeva

231

YOGYAKARTA – Warga korban bencana banjir di Imogiri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta diminta tabah.

Warga diminta segera bangkit dan membangun serta menata kembali kehidupannya. Hal itu diungkapkan Putri Presiden kedua RI, HM Soeharto, Siti Hediati Hariyadi, atau akrab disapa Titiek Soeharto, saat mengunjungi dan memberikan bantuan kepada korban bencana banjir di balai Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Jumat (22/03/2019) sore.

Selain menemui warga, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Berkarya Daerah Pemilihan (Dapil) DIY itu, memberikan bantuan kebutuhan pokok untuk para korban. “Saya prihatin dan turut berduka cita atas musibah banjir yang terjadi dan menimpa warga di Bantul ini. Mudah-mudahan bisa segera diatasi dan tidak ada lagi musibah atau bencana terjadi di negara kita,” katanya.

Titiek Soeharto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga – Foto: Jatmika H Kusmargana

Titik Soeharto, yang juga salah satu Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menyempatkan mengunjungi korban bencana banjir di Bantul, di sela-sela kegiatan kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga di DIY. Titiek Soeharto, hadir mewakili pengurus Yayasan Dana Gotong-Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soeharto.

“Yayasan yang dibentuk Ibu Tien ini, rutin menyalurkan bantuan kepada warga masyarakat korban bencana alam di seluruh Indonesia. Sudah banyak sekali warga yang mendapat bantuan. Jadi, bantuan kita berikan tidak disini saja. Namun juga di daerah-daerah lain yang terkena bencana. Termasuk di Papua. Meski tidak seberapa, namun mudah-mudahan bisa ikut meringankan,” tuturnya.

Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Desa Sriharjo, Sahid Isbana, menyebut, akan langsung mendistribusikan seluruh bantuan dari Yayasan Dana Gotong-Royong Kemanusiaan (YDGRK) yang diberikan Titiek Soeharto.

Bantuan diberikan kepada korban di tiga desa, yakni Selopamioro, Karang Tengah dan Sriharjo. Di desa Sriharjo, bantuan akan didistribusikan ke sejumlah titik lokasi terdampak antara lain, Dusun Pengkol, Ketos, Ngrancah dan Sempok. Ke empat dusun tersebut, berada di sekitar kawasan bantaran Sungai Celeng, sehinggga banyak warga menjadi korban banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Titiek Soeharto berbincang dengan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana Desa Sriharjo, Sahid Isbana – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Di Sriharjo ada 2021 warga yang mengungsi, karena bencana banjir. Dusun yang paling parah terdampak banjir antara lain Dusun Jati, Trukan dan Dodogan. Banyak rumah yang terendam. Sehingga kami masih butuh bantuan relawan untuk membersihkan lumpur sisa luapan sungai,” jelasnya.

Salah seorang warga korban bencana banjir, Mujio, warga Dusun Srunggan, RT 09 Dusun Karangtengah, Imogiri, Bantul, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima dari Yayasan Dana Gotong-Royong Kemanusiaan (YDGRK) Ibu Tien.

Bantuan tersebut sangat berarti, untuk meringankan beban keluarganya, maupun warga dusun lainnya. “Sangat membantu sekali, karena kemarin saat banjir rumah sempat terendam hingga setinggi dada. Meski warga sudah lebih siap, karena tahun lalu juga terkena banjir, namun ada sekitar 10 rumah warga yang rusak karena sebagian tanggul sungai ada yang jebol,” jelasnya.

Lihat juga...