hut

1.149 Orang Pindah Memilih di Sikka

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — KPU Kabupaten Sikka menetapkan sebanyak 1.149 orang terdaftar masuk memilih di Kabupaten Sikka  setelah dilakukan penutupan pendaftaran pindah memilih tanggal 10 April 2019. Selain itu sebanyak 977 warga Sikka pindah memilih di daerah tujuan.

“Kami telah menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pasca putusan Mahkamah Konstitusi tingkat kabupaten/kota dalam pemilihan umum tahun 2019 tadi siang, “ sebut Herimanto, juru bicara KPU Kabupaten Sikka, Jumat (12/4/2019).

Juru bicara KPU kabupaten Sikka, Herimanto. – Foto: Ebed de Rosary

Dikatakan Herimanto, dalam rapat ditetapkan sebanyak 1.149 orang pemilih masuk memilih di Kabupaten Sikka. Pemilih masuk yang mengurus di daerah asal sebanyak 263 pemilih dengan rincian laki-laki 142 dan perempuan 121 orang.

“Pemilih masuk tersebut tersebar di 138 tempat pemungutan suara (TPS) di 64 desa dan kelurahan serta 18 kecamatan. Paling banyak terdapat di Kecamatan Alok Timur di kota Maumere sebanyak 127 pemilih,” terangnya.

Sementara itu, pemilih masuk yang mengurus di daerah tujuan tambah Herimanto, sebanyak 886 orang. Pemilih laki-laki 667 dan perempuan 219 orang. Pemilih tersebut tersebar di 159 TPS, 70 desa dan kelurahan serta 17 kecamatan.

“Pemilih masuk tersebut kebanyakan karena libur sekolah atau kerja, pindah sekolah atau kerja dan sedang berobat di Kabupaten Sikka. Hal ini juga sama dengan pemilih keluar,’ terangnya.

Selain itu, sambung Herimanto, pemilih keluar yang mengurus di daerah asal sebanyak 259 orang dengan rincian laki-laki berjumlah 136 dan perempuan 123 orang. Pemilih tersebut tersebar di 117 TPS, 49 desa/kelurahan, dan 16 kecamatan.

“Pemilih keluar yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 718 dengan rincian laki-laki 424 dan perempuan 294 orang. Pemilih ini tersebar di 396 TPS, 140 desa/kelurahan, dan 21 kecamatan,” sebutnya.

Ketua KPU Kabupaten Sikka, Fery Soge menyebutkan, pihaknya masih melakukan kordinasi terus menerus dengan KPU Provinsi NTT dan KPU RI terkait dengan kekurangan surat suara.

“Kami masih terus berkordinasi dan menanyakan kekurangan surat suara ini. Memang kekurangannya masih kita tunggu sehingga pengirimannya hanya untuk wilayah kecamatan yang jauh terlebih dahulu,” sebutnya.

Nanti setelah surat suara yang kurang tersebut tiba tandas Fery, maka pihaknya akan melakukan sortir kembali. Surat suara kurang tersebut akan diprioritaskan untuk pemilih di wilayah kota Maumere.

“Harapan kita besok sudah tiba sehingga bisa langsung disortir dan dilakukan pengepakan. Untuk pengiriman ke kecamatan di luar kota Maumere, pengepakan logistiknya sudah selesai semua,” ungkapnya.

Lihat juga...