hut

15 TPS di Sumbar Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Editor: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat, menyebutkan, ada 15 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di berbagai daerah setempat, harus melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), dari jumlah TPS di Sumatera Barat sebanyak 16.703.

Ketua Bawaslu Sumatera Barat, Surya Efitrimen, menjelaskan, 15 TPS itu terdiri dari 1 TPS yang ada di Bukittinggi, 8 TPS di Kabupaten Solok Selatan, 1 TPS Sijunjung, 1 TPS di Pasaman, dan 4 TPS di Limapuluh Kota.

Bawaslu menyatakan, proses penelitian di lapangan akan terus dilakukan, sehingga diperkirakan akan ada penambahan jumlah TPS yang harus melakukan PSU.

Ketua Bawaslu Sumatera Barat Surya Efitrimen/Foto: M. Noli Hendra

Ia menyebutkan alasan dilakukan PSU itu, karena ada masyarakat yang tetap melakukan pencoblosan, meski tidak memenuhi syarat untuk bisa menggunakan hak suara ke TPS.

Persoalan yang tidak memenuhi syarat itu, seperti masyarakat yang tidak terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap) maupun di DPTB (Daftar Pemilih Tetap Tambahan), dan tidak memiliki formulir A5 pemilih pindahan, tapi malah tetap bisa ikut mencoblos.

Hal yang demikian tidak sesuai dengan ketentuan dan harus dilaksanakan PSU.

“Rata-rata jumlah pemilih yang melakukan PSU itu berkisar dari 2-7 orang per TPS. Sekarang kita di Bawaslu masih melakukan penelitian di lapangan, dan kemungkinan jumlah PSU akan terus bertambah di wilayah Sumatera Barat ini,” katanya, saat melakukan video conference bersama Kementerian Dalam Negeri di Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (18/4/2019).

Menurutnya, ada hal yang perlu dipahami oleh masyarakat bahwa bagi pemilih yang tidak memiliki formulir A5 dan ingin mencoblos di TPS dimana ia tinggal, tapi tidak sesuai domisili di KTP elektronik, maka pemilih yang demikian tidak dapat menggunakan hak suara di TPS tersebut.

“Boleh jika ingin memilih TPS terdekat oleh pemilih DPK asalkan KTP-nya memiliki identitas di daerah itu. Kalau luar dari daerah pemilih, hanya pakai KTP tidak dapat menggunakan hak suara. Tapi kondisi itu bisa saja menggunakan hak suara, asalkan memiliki formulir A5,” ujarnya.

Ia juga memaparkan persoalan dilakukannya PSU itu, berdasarkan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Pewakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bahwasanya pemungutan suara di TPS dapat diulang apabila terjadi bencana alam dan/atau kerusuhan yang mengakibatkan hasil pemungutan suara tidak dapat digunakan atau penghitungan suara tidak dapat dilakukan.

Pemungutan suara di TPS wajib diulang apabila dari hasil penelitian dan pemeriksaan Pengawas Pemilu Lapangan terbukti terdapat keadaan, seperti pembukaan kotak suara dan/atau berkas pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Petugas KPPS meminta Pemilih memberikan tanda khusus, menandatangani, atau menuliskan nama atau alamat pada surat suara yang sudah digunakan; dan/atau, petugas KPPS merusak lebih dari satu surat suara yang sudah digunakan oleh Pemilih sehingga surat suara tersebut menjadi tidak sah.

Pemungutan suara ulang diusulkan oleh KPPS dengan menyebutkan keadaan yang menyebabkan diadakannya pemungutan suara ulang. Usul KPPS diteruskan kepada PPK dan selanjutnya diajukan kepada KPU kabupaten dan kota untuk pengambilan keputusan diadakannya pemungutan suara ulang.

“Jadi untuk melakukan PSU tidak harus hari ini, tapi akan dilaksanakan paling lama 10 (sepuluh) hari setelah hari pemungutan suara berdasarkan keputusan PPK,” ucapnya.

Ketua Bawaslu ini juga menyebutkan, meskipun ada TPS yang harus melakukan PSU, bukan berarti pemilu di Sumatera Barat tidak berjalan lancar, karena angka 15 TPS itu hanya sebagian kecil dari total TPS di Sumatera Barat sebesar 16.703.

Persoalan dilakukannya PSU, hanya tentang ketidakpahaman masyarakat dan juga petugas KPPS di TPS.

“Ya sekarang info saya peroleh di daerah penghitungan hari ini sudah sampai di tingkat kelurahan, dan semoga besok sudah sampai di tingkat kecamatan,” harapnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com