2.350 Pasukan Pengamanan Pemilu di Palu Disahkan

141
Ilustrasi - Satpol PP - Dok. CDN

PALU – Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said, dan Kapolres Palu, AKBP Mujianto, mengukuhkan 2.350 pasukan pengamanan pemilu di Kota Palu yang terdiri 2.150 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan 200 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pengukuhan dilaksanakan dalam kegiatan apel gelar pasukan pengamanan Satpol PP dan Satlinmas Kota Palu dalam rangka pemilu 2019 di halaman Kantor Wali Kota Palu, Jumat (12/4) sore.

Dalam kesempatan itu, Pasha, sapaan akrab Sigit Purnomo Said, menekankan agar menjaga netralitas saat bertugas mengamankan jalannya pemilu di 1.075 TPS di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

“Jangan sampai kita yang menjaga dan mengawal jalannya pelaksanaan pemilu malah kita yang merusak. Ingat, bahwa netralitas harus dijaga,” imbaunya.

Dia juga mengingatkan, Satpol PP dan Satlinmas yang akan bertugas agar selalu waspada, utamanya terhadap oknum-oknum penyusup yang berusaha memgacaukan jalannya pesta demokrasj 17 April nanti.

“Mari sama-sama kita bertugas dengan penuh tanggungjawab dan profesionalisme. Tidak boleh ada oknum yang merusak jalannya pesta demokrasi di Kota Palu ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Palu, AKBP Mujianto, dalam apel gelar pasukan itu mengingatkan, jika Satpol PP dan Satlinmas adalah bagian dari Kepolisian Republik Indonesia. Sehingga, sudah menjadi kewajiban bagi Satpol PP dan Satlinmas untuk menjaga dan mensukseskan jalannya pesta demokrasi Rabu pekan depan tersebut.

“Tugas kita adalah mengamankan jalannya pemilu. Kami berharap, ancaman-ancaman yang berpotensi mengganggu pelaksanaan pesta demokrasi tersebut dapat sama-sama kita hilangkan,”ajaknya.

Pengukuhan pasukan pengamanan pemilu di Kota Palu ditandai dengan penyematan atribut Satlinmas oleh Pasha dan atribut Satpol PP oleh Mujianto.

Sebanyak 1.075 TPS di Palu nantinya akan dijaga masing-masing oleh dua anggota Satlinmas. Sementara Satpol PP yang dikerahkan akan bertugas di setiap kelurahan. Mereka akan memantau jalannya proses pencoblosan hingga penghitungan suara secara mobile ke seluruh TPS di setiap kelurahan. (Ant)

Lihat juga...